Djanur: Motivasi Tinggi Beri Persib Kemenangan

T. Nugraha Pratama, CNN Indonesia | Sabtu, 29/04/2017 21:52 WIB
Djanur: Motivasi Tinggi Beri Persib Kemenangan Menurut Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman kemenangan perdana di timnya salah satunya diraih akibat motivasi tinggi setelah dua laga sebelumnya berakhir imbang. (CNN Indonesia/T. Nugraha Pratama)
Bandung, CNN Indonesia -- Persib Bandung akhirnya meraih tiga poin pertama mereka di Liga 1 Indonesia 2017. Kemenangan itu didapatkan Persib kala menjamu Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (29/4).

Laskar Wong Kito dibabat skuat Maung Bandung dengan skor 0-2. Gol kemenangan Persib dalam laga tersebut diciptakan Atep (11’) dan si Anak Ajaib, Febri Hariyadi (76’). Kemenangan tersebut, mengatrol posisi Persib ke peringkat 2 klasemen sementara Liga 1 Indonesia.

Baca: Kemenangan Perdana Persib di Liga 1


"Saya berikan selamat kepada pemain yang telah berjuang dengan motivasi tinggi untuk bisa meraih kemenangan. Saya sangat apresiasi karena pemian dalam laga ini punta motivasi tinggi disiplin tinggi, dan keinginan menang tinggi,” ujar Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman usai laga di Bandung.

"Saya juga respek kepada Sriwijaya yang memberikan perlawanan luar biasa sehingga pertandingan berlangsung sengit dan enak untuk ditonton," lanjutnya.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu melanjutkan, dalam laga tersebut terlihat timnya menunjukkan progres permainan yang luar biasa dibanding dua laga sebelumnya yang berakhir imbang. Djanur pun berharap mendatang anak-anak asuhnya mampu menunjukkan konsistensinya di setiap laga.

"Tadi juga kami punya beberapa peluang emas dari Atep dan Febri, itu menunjukkan kami bisa menang lebih dari dua gol. Tapi, saya bersyukur dengan kemenangan ini, karena biasanya kami menang tipis atas Sriwijaya," tegasnya.  

Dalam laga tersebut, Djanur mencoba melakukan rotasi pada kesebelasannya. Hal yang paling kentara terlihat di sektor sayap dan depan. Pos bek sayap kiri yang biasa dihuni Tony Sucipto diserahkan kepada Supardi yang jamak bermain di bek sayap kanan. Kemudian, di depan Djanur memasang Tantan sebagai ujung tombak. Biasanya  Shohei Matsunaga lah yang mengisi pos yang ditinggal Sergio van Dijk.

Djanur mengungkapkan, dari tiga laga yang dilakoni memang ia sengaja untuk melakukan perubahan komposisi pemain. Alasan bagi Djanur melaksanakan rotasi itu tak lain karena kedalaman skuat yang dimilikinya.

"Saya selalu lihat ke kondisi dan perkembangan mereka di latihan. Materi pemain, satu dan lainnya tidak jauh berbeda, itu yang membuat saya tidak ragu melakukan rotasi di setiap pertandingan. Bisa saja ini (komposisi) dipatenkan, tapi tidak menutup kemungkinan ada perubahan lagi," terangnya.

Tak hanya itu, di laga tersebut juga Djanur mengubah kebiasaannya dengan berani menampilkan empat pemain muda yang dipasang bergantian di lapangan. Djanur menyebut, hal tersebut bisa ia terapkan di setiap pertandingan yang dilakoni, asalkan komposisi pemain muda yang ada komplit.

"Ketika pemain muda kami lengkap, sehingga kami punya banyak pilihan. Dengan satu penggantian U-22 dengan U-22 itu jadi keuntungan bagi kami, karena kami masih punya sisa untuk masukan lagi pemain senior. Seperti tadi, Zola diganti billy, sehingga saya masih bisa masukan Essien. Itu keuntungannya," terangnya.