Jawaban Obama Ketika Ditanya Kans Chicago Juara

Resty Armenia, CNN Indonesia | Sabtu, 01/07/2017 18:25 WIB
Jawaban Obama Ketika Ditanya Kans Chicago Juara Barack Obama menjawab pertanyaan soal kans Chicago Bulls bisa juara NBA lagi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak hal yang menjadi bahasan Barack Obama pada sesi bincang-bincang di Kongres Diaspora Indonesia ke-4, Sabtu (1/7). Salah satu yang menjadi topik obrolannya adalah seputar kegemarannya di olahraga, terutama cabang olahraga basket.

Sebagai pria yang pernah menghabiskan masa kecil hingga remaja di Chicago, Chicago Bulls salah satu klub idola Obama di kompetisi basket Amerika Serikat NBA.

Obama lantas menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan sang moderator, Dino Pati Djalal, seputar olahraga kegemarannya itu. Salah satunya adalah pertanyaan soal kans Chicago bisa kembali bangkit menjadi juara NBA.

"Ya...," ujar Obama yang tampak tersenyum namun seperti menunjukkan ekspresi wajah ragu.


"Kami (Chicago) punya enam gelar juara (NBA)," lanjut Presiden ke-44 Amerika Serikat tersebut, masih dengan diiringi senyum simpulnya.

Chicago memang belum pernah lagi merasakan gelar juara sejak terakhir kali merebut gelar pada 1998 silam. Klub berlambang kepala banteng itu mengalami masa kejayaannya pada era 1990-an seiring dengan masa keemasan sang bintang, Michael Jordan.

Obama pun seakan enggan melanjutkan pembahasannya tentang klub idolanya tersebut.

Ia mengalihkannya dengan antusiasme basket di Indonesia. "Saya mengetahui banyak sekali fan basket di Indonesia," tutur Obama.

"Banyak sekali di antara kalian yang mengetahui, dulu saya sering main basket. Di basket, saya belajar berbagai perspektif (kehidupan)."

Pertanyaan lantas beralih mengenai kesan Obama jika bermain satu lawan satu menghadapi point guard tim juara NBA 2017, Golden State Warriors, Stephen Curry.

Obama kembali tersenyum ketika menjawab pertanyaan kemungkinan skornya ketika ia menghadapi Curry.

"10-0 untuk Curry! Stephen Curry adalah anak muda yang baik, tapi ia sangat kompetitif. Jadi, ia tidak akan membiarkan saya mencetak skor!," ucap Obama.