Persiapan Matang Greysia/Apriyani Jadi Modal Juara di Paris

Jun Mahares, CNN Indonesia | Senin, 30/10/2017 02:15 WIB
Persiapan Matang Greysia/Apriyani Jadi Modal Juara di Paris Ganda Putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih juara Perancis Terbuka 2017. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Muncul sebagai pasangan tak diunggulkan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu justru sukses menyabet gelar juara superseries pertama di Perancis Terbuka 2017. Kuncinya adalah persiapan panjang yang baik.

Greysia/Apriyani berhak membawa pulang titel usai mengalahkan Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea), dengan skor 21-17, 21-15.

Pasangan senior-junior ini merupakan racikan baru Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian. Greysiana/Apriyani baru diduetkan pada Mei 2017 lalu. Namun, mereka sukses menjuarai Thailand Terbuka 2017.


“Kami sudah mempelajari permainan lawan, tadi pagi (kemari-red) diskusi lagi sama pelatih, bagaimana sih pola main Lee/Shin? Persiapan kami matang sekali dan kami bisa mengaplikasikan di lapangan. Yang bisa bantu kami aplikasikan strategi adalah kekuatan mental,” kata Greysia dalam rilis resmi PBSI.

Greysiana juga memuji penampilan rekannya Apriyani yang mampu bermain stabil di laga final. “Namun dia bisa stabil, percaya diri dan ini membantu saya di lapangan,” ujarnya.

“Saya juga tetap percaya diri, level saya di mana. Saya bilang sama Apri, tugas kami cuma kerja keras, sisanya semua Tuhan yang mengatur. Memang kami ingin sekali juara,” tambah Greysia.

Sebagai pemain lebih senior Greysia lebih sering mencicipi gelar juara. Berbeda dengan Apriyani yang merupakan juara pertama baginya.

“Rasanya masih tidak percaya, karena saya senang banget. Dari awal memang saya diminta untuk percaya diri. Awalnya sempat ragu, tapi saya dibimbing senior dan pelatih saya.”

“Saya bingung mau berkata apa lagi, rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” tutur Apriyani.

“Ini adalah awal, masih banyak tugas. Kami mau persembahkan gelar ini untuk para pelatih kami, Eng Hian, Chafidz Yusuf, dan Ary Subarkah,” ujar Greysia dan Apriyani. (jun)