Marquez Tampil Buas, Rossi Kehabisan Tenaga di MotoGP Amerika

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Selasa, 24/04/2018 07:05 WIB
Marquez Tampil Buas, Rossi Kehabisan Tenaga di MotoGP Amerika Marc Marquez memberikan 100 kemampuannya di MotoGP Amerika Serikat. (Getty Images/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat MotoGP Carlo Pernat menyanjung cara pebalap Repsol Honda Marc Marquez memenangi MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin, Minggu (22/4) waktu setempat.

Di mata Pernat, Marquez sukses membungkam lawan-lawannya setelah sebagian besar pebalap MotoGP mengecamnya usai insiden di MotoGP Argentina dan juga di kualifikasi MotoGP Amerika Serikat.

Pebalap asal Spanyol itu tidak saja diklaim menabrak pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi di seri kedua MotoGP 2018, tetapi dia juga mengganggu rekan setim Rossi, Maverick Vinales, saat kualifikasi MotoGP Amerika. Imbasnya, Marquez pun dihukum turun tiga grid saat start di MotoGP Amerika Serikat.


Hanya saja, masalah-masalah itu nyatanya tidak membuat mental Marquez menurun. Pebalap bersusia 25 tahun itu justru makin termotivasi dan bisa menang mudah di MotoGP Amerika Serikat sekalipun start dari posisi keempat.

Marc Marquez diklaim tampil buas dan membuktikan kualitasnya di MotoGP Amerika Serikat kepada orang-orang yang membencinya.Marc Marquez diklaim tampil buas dan membuktikan kualitasnya di MotoGP Amerika Serikat kepada orang-orang yang membencinya. (Getty Images/Getty Images/AFP)
"Ada pepatah lama yang terdengar seperti 'jangan mencakar beruang ketika dia gelisah', dan itu jelas terlihat terjadi pada Marc," ujar Pernat seperti dikutip dari GPOne.

"Dengan tiga perempat paddock [pebalap] melawan dia, Marquez menjadi buas. Dia 100 persen termotivasi dan menunjukkan kepada semuanya bagaimana melakukan itu, membuktikan bahwa dia yang terkuat. Angkat topi untuknya," Pernat menambahkan.

Marquez Tampil Buas, Rossi Kehabisan Tenaga di MotoGP Amerika
Sementara, Pernat mengaku kurang terkesan dengan cara Valentino Rossi membalap di MotoGP Amerika Serikat. Rossi yang memulai balapan dari posisi kelima hanya mampu finis di urutan keempat.

Pernat pun menyebut pebalap berjuluk The Doctor itu seperti kurang termotivasi di seri ketiga MotoGP 2018 tersebut.

Valentino Rossi dianggap kurang termotivasi saat balapan di MotoGP Amerika Serikat.Valentino Rossi dianggap kurang termotivasi saat balapan di MotoGP Amerika Serikat. (REUTERS/Marcos Brindicci)
"Saya pikir dia kehabisan tenaga setelah stres dan pertempuran. Saya tidak mengatakan itu adalah salah satu balapan terburuknya, tetapi dia dibayar oleh Marquez dan [Maverick] Vinales," ucap Pernat.

"Rossi balapan dengan cara yang berlawanan dibandingkan dengan Marc, dan ingin mungkin menjadi perhatian," Pernat menuturkan. (jun)