Yamaha Akui Kehebatan Marquez di MotoGP Amerika

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Selasa, 24/04/2018 05:43 WIB
Yamaha Akui Kehebatan Marquez di MotoGP Amerika Bos Yamaha mengaku sulit bersaing dengan Marquez di Sirkuit Austin. Marc Marquez AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim pabrikan Yamaha mengakui kehebatan pebalap Repsol Honda Marc Marquez yang memenangi balapan MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin, Minggu (22/4) waktu setempat.

Marquez menang mudah di seri ketiga MotoGP 2018 itu. Pebalap asal Spanyol tersebut mencapai finis dengan catatan waktu 41 menit 52,002 detik.

Pebalap berusia 25 tahun itu unggul jauh atas para pesaingnnya di MotoGP Amerika Serikat. Maverick Vinales yang berada di posisi kedua tertinggal 3,560 detik di belakang Marquez. Andrea Iannone yang menempati posisi ketiga, juga berada di belakang Marquez dengan selisih 6,704 detik.


"Sulit bertempur di sini (MotoGP Amerika) dengan Marquez. Ini kenyataan. Marquez telah memenangi enam balapan terakhir, enam kali di posisi terdepan," ujar Direktur Yamaha, Lin Jarvis seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Yamaha belum dapat mengabulkan keinginan Rossi untuk merekrut ahli elektronik baru.Yamaha belum dapat mengabulkan keinginan Rossi untuk merekrut ahli elektronik baru. (Getty Images/Getty Images/AFP)
Kendati demikian, Jarvis senang salah satu pebalapnya Maverick Vinales naik podium dalam balapan tersebut. Itu merupakan podium pertama Vinales di MotoGP 2018.

"Kami melakukan pekerjaan besar dengan baik pada akhir pekan ini. Saya senang Maverick menemukan perasaan dengan motornya, dia sangat bahagia setelah balapan. Dia sedikit kehilangan perasaan dengan ban depannya, tapi itu tipikal masalah setiap pebalap di sini," Jarvis menambahkan.

Yamaha Akui Kehebatan Marquez di MotoGP Amerika
Dalam kesempatan itu, Jarvis juga menegaskan timnya tidak sedang mencari ahli elektronik baru. Baru-baru ini, pebalap senior Valentino Rossi sempat mengeluhkan masalah dalam perangkat elektronik Yamaha.

Karena persoalan itu, motor YZR-M1 yang ditunggangi Rossi dianggap tidak bisa bersaing dengan motor-motor lainnya. The Doctor pun disebut-sebut meminta Yamaha mencari ahli elektronik baru agar YZR-M1 bisa kompetitif dengan lawan-lawannya di MotoGP 2018.

Lin Jarvis yakin motor Yamaha bisa berkompetisi dengan para pesaingnya di MotoGP 2018.Lin Jarvis yakin motor Yamaha bisa berkompetisi dengan para pesaingnya di MotoGP 2018. (Getty Images/Getty Images/AFP)
"Kami sedang mengerjakan elektronik, kami membuat beberapa perubahan akhir pekan ini, yang sedikit membantu, karena kami tetap dibelakang para pesaing," ucap Jarvis.

"Kami bekerja, pada saat ini kami tidak mencari [ahli baru]. Kami memiliki pakar di dalam perusahaan, tetapi kami harus bekerja keras guna mencapai level yang kompetitif dengan lainnya," Jarvis menambahkan. (sry)