Luis Milla: Kami Punya Masalah Cetak Gol

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Jumat, 04/05/2018 08:36 WIB
Luis Milla: Kami Punya Masalah Cetak Gol Luis Milla ingin Timnas Indonesia memiliki penyerang yang bisa cetak gol. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, mengakui skuatnya punya masalah dalam mencetak gol selama PSSI Anniversary Cup 2018 yang berlangsung sejak 27 April hingga 3 Mei.

Timnas Indonesia tidak mencetak gol dari tiga pertandingan yang digelar dalam ajang tersebut. Mereka mencatat satu kalah dan dua imbang melawan Bahrain (0-1), Korea Utara (0-0), dan Uzbekistan (0-0).

"Kami punya masalah untuk cetak gol, kami siap terima masukan. Kami akan kembali berlatih," kata Milla kepada para awak media usai di Stadion Pakansari pada Kamis (3/5).


Setelah PSSI Anniversary Cup 2018, Milla mengembalikan para pemainnya ke klub masing-masing untuk berkompetisi di Liga. Kendati begitu, ia bersama tim pelatih akan tetap memantau pemain.

Milla menjadwalkan dua kali laga uji coba lagi sebelum Asian Games 2018. Namun, lawan dan waktu pertandinhan belum ditentukan.

Septian David Maulana gagal mencewtak gol untuk Timnas Indonesia dari tendangan penalti.Septian David Maulana gagal mencewtak gol untuk Timnas Indonesia dari tendangan penalti. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
"Sudah terlihat jelas juga bagaimana gaya permainan tim ini mendatang. Ada hal positif di masa mendatang," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Milla juga membeberkan kriteria penyerang yang ia inginkan untuk Asian Games 2018.

Luis Milla: Kami Punya Masalah Cetak Gol
"Saya ingin penyerang yang bisa cetak gol, adaptasi cepat. Kami akan lihat lagi selama Mei, siapa yang bisa dibawa untuk Timnas Indonesia. Kami evaluasi terus," ucap pelatih asal Spanyol tersebut.

Meskipun terpuruk dalam PSSI Anniversary Cup 2018, Milla berterima kasih kepada PSSI yang telah menyelenggarakan event itu dan mengundang negara-negara yang kuat. Ia juga senang dengan kehadiran hampir lima ribu penonton dalam laga terakhir lawan Uzbekistan.

"Terima kasih untuk semua pemain yang sudah keluarkan seluruh tenaga. Ini level. Bulan Agustus [Asian Games 2018] kami membawa mimpi yang terbaik untuk masyarakat Indonesia," ucapnya melanjutkan. (eks/sry)