Kedua kesebelasan tersebut akan bertanding di Stadion Luzhniki pukul 22.00 WIB pada Kamis (14/6). Laga tersebut dapat disaksikan secara langsung melalui saluran Trans TV.
"Jelang hari pertandingan pertama, semua berjalan seperti biasanya. Kami makan malam, mengobrol, main biliar, playstation, dan hal lainnya," kata gelandang Timnas Rusia, Aleksandr Samedov, dalam konferensi pers jelang pertandingan itu seperti yang dikutip dari situs FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Rusia berusaha melepas ketegangan dengan melakukan aktivitas hiburan seperti maun video game. (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger) |
"Kondisi psikologis tim kami sangat baik jelang lawan timnas Arab Saudi, kami siap untuk bekerja. Anda bisa lihat pertandingan kami lawan Turki. Kami berlatih dengan baik usai pertandingan itu," ucapnya melanjutkan.
Timnas Rusia bermain imbang dengan skor 1-1 lawan Turki dalam laga persahabatan di hadapan 30 ribu penonton VEB Arena pada 5 Juni 2018. Satu-satunya gol dari Rusia dicetak Samedov pada menit ke-35, sedangkan gol tunggal Turki disumbang gelandang Yunus Malli pada menit ke-59.
Arab Saudi Optimistis Kalahkan Rusia
Sementara itu, kapten timnas Arab Saudi, Osama Hawsawi, optimistis lolos babak penyisihan Grup A Piala Dunia Rusia 2018.
Timnas Arab Saudi menjalani laga perdana dalam Piala Dunia 2018 melawan Rusia di Stadion Luzhniki pukul 22.00 WIB pada Kamis (14/6). Pertandingan tersebut dapat disaksikan secara langsung melalui saluran Trans TV.
Timnas Arab Saudi optimistis mengalahkan timnas Rusia di laga pembuka Piala Dunia 2018. (REUTERS/Anton Vaganov) |
"Kami senang menjadi bagian dari pembukaan ajang paling penting di dunia ini. Dalam pertandingan persahabatan yang kami jalani, kami menunjukkan performa tinggi. Buktinya adalah pertandingan melawan Jerman," kata Hawsawi dalam konferensi pers jelang pertandingan lawan Rusia seperti yang dikutip dari situs FIFA.
"Tim Saudi adalah kompetitor kuat di Asia. Ambisi kami adalah untuk lolos babak ini [Grup A Piala Dunia 2018]," katanya menambahkan.
Mohamed Al Sahlawi menjadi andalan di timnas Arab Saudi. (REUTERS/Faisal Al Nasser) |
"Kami ingin bermain dengan menampilkan penampilan yang terbaik dan membuat masyarakat Arab Saudi senang," ucap Pizzi.
Lebih lanjut, Pizzi mengungkapkan gaya bermain Timnas Arab Saudi dalam Piala Dunia 2018. Ia mengatakan The Green Falcons memiliki gaya bertanding yang keras di lapangan.
"Kami ingin tampil baik dari segi taktik dan fisik. Jika kami bermain seperti ini, kami biasanya mendapat hasil yang baik," ucapnya melanjutkan.
Selain itu, Pizzi juga menilai setiap tim memiliki tekanan yang sama dalam menjalani Piala Dunia 2018. "Kami pun demikian. Tapi di sisi lain itu memotivasi kami, terutama melawan tim tuan rumah," ujar pelatih berusia 50 tahun ini.
"Kami yakin kunci kesuksesan di Piala Dunia adalah fokus pada setiap pertandingan yang dihadapi. Dan sekarang di dalam pikiran saya hanya ada Rusia. Mungkin pertandingan pertama ini adalah yang tersulit bagi kami di Piala Dunia 2018," ujarnya kembali.
Ini adalah kali kelima bagi timnas Arab Saudi mengikuti Piala Dunia. Pencapaian terbesar mereka dalam Piala Dunia adalah mencapai babak 16 besar pada 1994. (bac)

Timnas Rusia berusaha melepas ketegangan dengan melakukan aktivitas hiburan seperti maun video game. (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)
Timnas Arab Saudi optimistis mengalahkan timnas Rusia di laga pembuka Piala Dunia 2018. (REUTERS/Anton Vaganov)
Mohamed Al Sahlawi menjadi andalan di timnas Arab Saudi. (REUTERS/Faisal Al Nasser)