Kehabisan Tiket, Bule Amerika Buka Jasa Lukis Bendera Gratis
Rayhand Purnama | CNN Indonesia
Sabtu, 18 Agu 2018 23:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Di saat pedagang sibuk mencari rupiah dari berjualan atribut, Beberapa muda-mudi asal Amerika Serikat justru memberi jasa gratis kepada warga dengan melukis bendera di wajah saat pembukaan Asian Games 2018.
Mereka adalah Taytana, Dug, Keyli, Tim dan Eddy. Kelimanya ditemani oleh beberapa rekannya asal Indonesia, salah satunya Grace. Menurut dia, rekan-rekannya itu hanya iseng lantaran kehabisan tiket dan gagal menonton pembukaan Asian Games.
Kata dia, kelima rekannya itu merupakan seniman lukis yang saat ini sedang menghabiskan masa liburan selama dua pekan di Indonesia.
"Tadinya kami kan mau nonton tapi tidak bisa kehabisan tiket, ya udah sebagai dukungan untuk Asian Games kami buatkan ini," kata Grace saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Sabtu (18/8).
Mereka membuka jasa lukis itu di halte dekat pintu enam Glora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta atau lebih tepatnya di kawasan Sudirman.
Banyak masyarakat yang tertarik. Secara bergantian, mereka pun meladeni permintaan warga yang ingin tangan dan wajahnya digambar bendera kecil tanpa dipungut biaya sepeser pun dengan kuas dan cat khusus untuk tubuh.
Mereka juga sibuk menuruti permintaan masyarakat yang ingin mengabadikan momen bersama dengan swafoto setelah lukisan selesai.
"Tadi sore kami turun Transjakarta di sini, yaudah kami buka di sini. Eh tidak taunya rame masyarakat yang ingin dilukis bendera," ucap Grace.
Grace menjelaskan mayoritas permintaan dari lukis gratis itu masih bendera merah putih. Padahal, menurut dia lukis bendera bisa untuk negara mana saja sesuai dengan keinginan. Cat pun mudah dibersihkan, hanya tinggal menggunakan air saja.
Sementara itu Keyli merasa senang karena dapat berkontribusi dengan menyenangkan sebagian warga Indonesia. Ia mengaku kagum dengan budaya tanah air, sehingga gagal menonton pembukaan Asian Games bukan menjadi masalah.
"Tapi ini hanya sekarang saja. Besok kami sudah tidak ke sini," tutur Keyli.
(arh)
Mereka adalah Taytana, Dug, Keyli, Tim dan Eddy. Kelimanya ditemani oleh beberapa rekannya asal Indonesia, salah satunya Grace. Menurut dia, rekan-rekannya itu hanya iseng lantaran kehabisan tiket dan gagal menonton pembukaan Asian Games.
Kata dia, kelima rekannya itu merupakan seniman lukis yang saat ini sedang menghabiskan masa liburan selama dua pekan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka membuka jasa lukis itu di halte dekat pintu enam Glora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta atau lebih tepatnya di kawasan Sudirman.
Suporter Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Senin (30/4). (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Tadi sore kami turun Transjakarta di sini, yaudah kami buka di sini. Eh tidak taunya rame masyarakat yang ingin dilukis bendera," ucap Grace.
Grace menjelaskan mayoritas permintaan dari lukis gratis itu masih bendera merah putih. Padahal, menurut dia lukis bendera bisa untuk negara mana saja sesuai dengan keinginan. Cat pun mudah dibersihkan, hanya tinggal menggunakan air saja.
"Tapi ini hanya sekarang saja. Besok kami sudah tidak ke sini," tutur Keyli.
(arh)
Suporter Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Senin (30/4). (