Mereka adalah Taytana, Dug, Keyli, Tim dan Eddy. Kelimanya ditemani oleh beberapa rekannya asal Indonesia, salah satunya Grace. Menurut dia, rekan-rekannya itu hanya iseng lantaran kehabisan tiket dan gagal menonton pembukaan Asian Games.
Kata dia, kelima rekannya itu merupakan seniman lukis yang saat ini sedang menghabiskan masa liburan selama dua pekan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka membuka jasa lukis itu di halte dekat pintu enam Glora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta atau lebih tepatnya di kawasan Sudirman.
Suporter Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Senin (30/4). (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Tadi sore kami turun Transjakarta di sini, yaudah kami buka di sini. Eh tidak taunya rame masyarakat yang ingin dilukis bendera," ucap Grace.
Grace menjelaskan mayoritas permintaan dari lukis gratis itu masih bendera merah putih. Padahal, menurut dia lukis bendera bisa untuk negara mana saja sesuai dengan keinginan. Cat pun mudah dibersihkan, hanya tinggal menggunakan air saja.
"Tapi ini hanya sekarang saja. Besok kami sudah tidak ke sini," tutur Keyli.
(arh)
Suporter Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Senin (30/4). (