Atlet Asing Puas dengan Asian Games 2018 di Palembang

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Senin, 03/09/2018 08:53 WIB
Penyelenggaraan Asian Games 2018 khususnya yang berada di Jakabaring Sport City meninggalkan kesan baik bagi sebagian atlet maupun pelatih dari negara asing. Jakabaring Sports City menggelar berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyelenggaraan Asian Games 2018 khususnya yang berada di Jakabaring Sport City (JSC) meninggalkan kesan yang baik bagi sebagian atlet maupun pelatih dari negara asing.

Salah satu atlet triathlon Malaysia, Sue Ling Teoh, merasa puas dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 di JSC. Ia menilai penyelenggaraan turnamen olahraga terbesar di Asia selama kurang lebih dua pekan itu berlangsung cukup baik.

"Terlepas dari cuaca di sini yang cukup panas. Pelayanannya bagus, panitia juga bersahabat. Semuanya baik di sini. Saya tidak tahu apa yang mesti saya keluhkan kecuali cuaca yang panas," kata Teoh kepada CNNIndonesia.com.


Senada dengan Teoh, pelatih triathlon asal Filipina Ani Karina de Leon berpendapat Palembang mengalami peningkatan dalam menyelenggarakan pertandingan olahraga. Ia menilai penyelenggaraan Asian Games khususnya di cabang olahraga triathlon, lebih baik dari Kejuaraan Asia yang juga dihelat di kota pempek tersebut pada 2017.

"Dibandingkan tahun lalu, tentunya ada peningkatan. Dan cara penyelenggaraan acara Asian Games 2018, tempat tinggal, makan, semua sempurna," ucap Leon.

"Relawan dan panitia sangat mudah untuk didekati, saya suka mereka. Mereka sangat bersahabat seperti orang Filipina," ucapnya menambahkan.

Pelatih triathlon asal Filipina Ani Karina de Leon menganggap penyelenggaraan Asian Games 2018 lebih baik daripada Kejuaraan Triathlon Asia tahun 2017.Pelatih triathlon asal Filipina Ani Karina de Leon menganggap penyelenggaraan Asian Games 2018 lebih baik daripada Kejuaraan Triathlon Asia tahun 2017. (CNN Indonesia/M Arby Rahmat)
Sementara itu atlet sepak takraw asal Pakistan Sarfaraz Rehman juga memiliki kesan yang baik terhadap Asian Games 2018. Ia mengaku baru pertama kali datang ke Indonesia.

"Indonesia negara yang sangat bagus, sepak bolanya juga bagus dan itu baik untuk masyarakatnya. Ini pertama kalinya saya ke Indonesia, dan saya merasa sangat diterima di sini. Begitu juga dengan tim saya, banyak yang tidak sungkan untuk meminta foto bersama kami," ujar Rehman.

Catatan Minor

Kendati begitu, tidak bisa dipungkiri bahwa Asian Games 2018 pun memiliki sejumlah kekurangan. Seperti yang Rehman ungkapkan ketika tinggal di Gedung A dalam Kampung Atlet JSC.

"Kamarnya cukup baik untuk ditempati, meskipun terkadang mesin pendingin ruangan agak bermasalah. WiFi tidak bekerja di kamar saya, tapi ada ruangan di luar kamar yang WiFi-nya cukup kencang. Lalu mugkin hanya persoalan keamanan saja yang saya pikir terlalu ketat," ujarnya melanjutkan.

Hampir sama dengan Rehman, Leon merasa sedikit kesulitan untuk menerima informasi tentang kegiatan per hari.

"Mungkin kami butuh orang yang secara tetap atau tidak berganti-ganti bersama kami. Kami butuh itu untuk secara konstan mengabarkan jadwal sehari-hari," pungkas dia.

(nva)