Asian Games 2018

Tepuk Tangan Suporter Asian Games untuk Diri Mereka Sendiri

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Senin, 03/09/2018 12:24 WIB
Asian Games 2018 berlangsung meriah. Kini saatnya suporter bertepuk tangan untuk diri mereka sendiri yang ikut jadi bagian sukses Asian Games 2018. Penonton menyaksikan penutupan Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/Afriadi Hikmal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asian Games 2018 berlangsung meriah. Atlet-atlet Indonesia mendapatkan pujian dan kehormatan. Kini saatnya suporter bertepuk tangan untuk diri mereka sendiri yang ikut jadi bagian sukses Asian Games 2018.

Hujan mengguyur kawasan Gelora Bung Karno sejak Minggu (2/9) sore, beberapa jam sebelum upacara penutupan Asian Games 2018 digelar. Jalanan menuju GBK basah, bahkan ada genangan kecil di beberapa titik.

Untuk yang punya tiket upacara penutupan, dapat dimaklumi bahwa mereka akan datang menerobos hujan. Namun GBK tetap penuh oleh para penonton yang rela datang hanya bermodalkan tiket festival.


"Saya datang ke sini sejak pukul tiga. Mau beli tiket masuk namun habis. Saya tetap datang ke sini untuk melihat atlet-atlet. Karena hujan, saya bisa ada di sini dan melihat dari dekat atlet-atlet yang masuk ke dalam stadion."

"Asian Games ini sangat fantastis. Luar biasa semangat nasionalisme yang ada," kata Husain Maruf, seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya.

"Para atlet bertempur habis-habisan demi bangsa dan negara. Saya senang bisa datang ke sini. Ajang ini belum tentu ada 50 tahun sekali," kata pasangan suami istri, Gibson dan Lasma.

Gambaran kegigihan penonton di upacara penutupan Asian Games 2018 hanyalah gambaran kecil dari 'kegilaan' yang ada di Asian Games selama dua minggu terakhir.

Penonton rela mengantre demi bisa merasakan kemeriahan penutupan Asian Games 2018.Penonton rela mengantre demi bisa merasakan kemeriahan penutupan Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Tribune-tribune arena pertandingan adalah saksi tingginya animo publik Indonesia terhadap Asian Games ini. Pun begitu halnya panjang antrian di loket penjualan tiket dan tulisan 'sold out' pada situs-situs penjualan tiket online.

Bukan hanya sekadar cabang olahraga yang populer di masyarakat Indonesia, seperti sepak bola, bulutangkis, bola voli, dan bola basket yang tiketnya habis diserbu, cabor-cabor lain juga jadi magnet kuat sehingga penonton tertarik. Penonton sadar bahwa semua atlet yang membawa nama Indonesia di arena layak didukung dan ditiupkan semangat dari awal hingga akhir pertandingan.

Suporter Indonesia benar-benar tak ingin melewatkan menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia yang mungkin hanya akan mampir dalam siklus 50 tahun sekali. Mereka tetap bersemangat ketika tiket tak ada di tangan.

Penyelenggaraan Asian Games 2018 dari pembukaan hingga penutupan menuai banyak pujian.Penyelenggaraan Asian Games 2018 dari pembukaan hingga penutupan menuai banyak pujian. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Ada tiket festival yang bisa membuat mereka hadir di kawasan GBK dan menonton lewat layar lebar bersama-sama. Meski suara dan teriakan mereka tak terdengar langsung oleh atlet yang tengah berjuang menghadapi lawan, semua seolah yakin bahwa energi mereka tetap akan tersampaikan.

Asian Games 2018 sempat diragukan, baik dari segi penyelenggaraan maupun prestasi. Namun akhirnya waktu yang menjawab bahwa keraguan itu berakhir dengan pujian.

Banyak atlet berdiri di podium tertinggi dan animo masyarakat terhadap Asian Games tak terkendali. Semua atlet layak disanjung tinggi karena mereka telah berjuang keras membawa nama Indonesia di punggung mereka.

Senyum kemenangan atlet melahirkan rasa nasionalisme dan bangga menjadi bangsa Indonesia yang jauh lebih kuat dibandingkan sebelum Asian Games digelar.

Karena itu, ketika para juara telah turun dari podium dan seluruh atlet kembali ke hari-hari penuh latihan, penonton layak untuk memberikan tepuk tangan kepada diri mereka sendiri. Suporter harus bangga karena mereka telah membuat nama 'INDONESIA' bergema, membahana, di seluruh arena. (sry/nva)