Asian Para Games 2018

FESPIC Games, Cikal Bakal Asian Para Games

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 17:00 WIB
FESPIC Games, Cikal Bakal Asian Para Games Test event Asia Para Games 2018 sudah berlangsung. (Detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Far East and South Pacific Games for the Disables (FESPIC Games) adalah cikal bakal terbentuknya Asian Para Games (APG) yang merupakan ajang olahraga multicabang khusus untuk difabel.

FESPIC Games kali pertama digelar pada 1975 di Oita, Jepang, untuk memberi kesempatan para penyandang disabilitas di Asia dan Pasifik menunjukkan kemampuan di bidang olahraga.

FESPIC Games diperkenalkan untuk memberikan kesejahteraan terhadap penyandang disabilitas di beberapa negara dan memperkenalkan pemahaman terkait disabilitas di ranah olahraga dan kegiatan lain. Tujuan lainnya adalah memperdalam rasa saling memahami dan persahabatan.


Sejak kali pertama digelar daftar negara peserta FESPIC Games terus bertambah seiring berjalannya waktu. Negara Asia Tengah seperti Kazakhstan, Uzbekistan, Kirgistan, Turkmenistan, Tajikistan, Armenia dan Azerbaijan menjalani debut di gelaran FESPIC ketujuh pada 1999. Di edisi 2006, negara Timur Tengah dan Timor Leste mulai ikut ambil bagian.

Indonesia telah menggelar persiapan untuk menyelenggarakan Asian Para Games.Indonesia telah menggelar persiapan untuk menyelenggarakan Asian Para Games. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Indonesia pernah menjadi tuan rumah FESPIC Games kempat pada 1986 yang diikuti 19 negara peserta. Kala itu, Solo menjadi kota yang dipilih untuk menjadi tuan rumah.

FESPIC Games terakhir digelar di Kuala Lumpur, Malaysia 2006 lalu. Khusus untuk negara-negara Asia, gelaran FESPIC Games kemudian digantikan dengan nama Asian Para Games (APG) yang untuk kali pertama digelar di Guangzhou, China, pada 2010 setelah gelaran Asian Games ke-16 selesai.

Sedangkan untuk negara-negara di kawasan Pasifik, FESPIC digantikan Pacific Games Programme.

Proses klasifikasi atlet menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Asian Para Games.Proses klasifikasi atlet menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Asian Para Games. (Dok. Kemenpora)
Asian Games dan Asian Para Games mengadopsi strategi yang digunakan oleh Olimpiade dan Paralimpiade yang digelar di kota yang sama.

Para atlet difabel yang akan bertanding diklasifikasikan terlebih dahulu sebelum tampil di pertandingan. Satu cabang olahraga berpeluang tercipta banyak klasifikasi yang disesuaikan dengan tingkat disabilitas masing-masing atlet untuk memberikan rasa adil bagi setiap atlet yang akan bertanding.

Asian Para Games ketiga yang akan digelar di Jakarta pada 6 - 13 Oktober 2018 dijadwalkan diikuti 3.886 atlet dari 42 negara.

Sebanyak 18 cabang olahraga dan 568 nomor akan dipertandingkan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta International Velodrome, dan JIExpo. (nva/har)