Sejak di Sekolah Dasar (SD) Evi mengaku ingin menjadi atlet bulutangkis. Namun, nasib justru membawanya menjadi seorang atlet atletik.
Awal kariernya sebagai atlet dimulai ketika ia duduk di bangku SMP (Sekolah Menengah Pertama) ketika diajak saudaranya masuk ke National Paralympic (NPC) di Solo. Ia pun coba-coba ikut seleksi untuk cabang atletik dan hasilnya lolos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karier nasionalnya dimulai saat ia mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2016 di Jawa Barat. Prestasi gemilang kembali diraih usai membawa pulang dua medali emas di nomor 100 meter dan lompat jauh.
Sejak saat itu, Evi mengaku tak bisa pindah ke lain cabang. Rasa cintanya untuk atletik dianggap sudah terlalu besar untuk atletik yang telah membuatnya banyak meraih prestasi.
Foto: CNN Indonesia/Titi FajriyahKarisma Evi ingin ajak keluarganya pergi umrah tahun depan. |
Evi harus menerima kondisinya yang berbeda dengan teman-temannya. Ia terlahir dengan kaki kanannya yang lebih panjang tujuh sentimeter dari kaki kirinya.
Kondisi itu yang membuat Evi selalu percaya diri dalam setiap penampilannya. Termasuk satu medali emas dan satu perak (lompat jauh) yang diraih di Asian Para Games 2018.
Karisma Evi sebelumnya meraih medali perak di nomor lompat jauh. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) |
Dua medali di Asian Para Games 2018 ini dipersembahkan Evi untuk keluarga, teman-teman dan seluruh masyarakat Indonesia.
"Bonus rencananya buat umrah sekeluarga dan tabungan sekolah. Insya Allah umrah tahun depan. Umrah ini juga sudah nazar dari sebelum Asian Para Games," sebut Evi.
Seperti anak-nak lain, cita-cita Evi ingin membahagiakan kedua orang tuanya. Apalagi, sang ayah Riyanto kini sudah pensiun dari pekerjaannya sebagai buruh tambang pasir.
Evi dan kakaknya, Gilang Yahya Priyanggi yang bekerja di pabrik tekstil bertugas menggantikan posisi ayah sebagai tulang punggung keluarga.
Untuk para teman-teman disabilitas lain, Evi berpesan supaya mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
"Kita semua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia di tengah keterbatasan," ujarnya. (ttf/sry)
Foto: CNN Indonesia/Titi Fajriyah
Karisma Evi sebelumnya meraih medali perak di nomor lompat jauh. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)