Zulfiandi sendiri tidak pernah membicarakan hal tersebut secara langsung dengan Milla. Adalah asisten yang kini menjabat pelatih sementara, Bima Sakti, yang menceritakan ketertarikan Milla.
"Saya tidak pernah mengobrol secara langsung dengan coach Milla. Mungkin Milla bicaranya langsung ke coach Bima Sakti. Itupun [diajak ke Spanyol] kalau umur saya 19 tahun," ucap Zulfiandi kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulfiandi salah satu gelandang muda terbaik Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Zulfiandi kini menjadi langganan di skuat Timnas Indonesia. Ia sering jadi pilihan utama Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Luis Milla.
Luis Milla tertarik bawa Milla. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
"Kalau saya masalah pelatih sih, dua-duanya kenal. Hanya (tentunya) lebih bagus ada coach Milla yang lebih tahu, kami juga lebih respek ke dia," ujar Zulfiandi.
"Kepada coach Bima, saya juga respek. Persiapan juga harus maksimal di klub supaya dipanggil lagi. Menurut saya pribadi, Milla orangnya bekerja dengan bagus. Tidak pernah memperbesar suatu masalah, di lapangan juga [bagus] dan benar-benar profesional," ucap Zulfiandi melanjutkan.
"Semua ingin juara. Hanya saja, juara itu tidak semudah berucap dalam omongan. Harus ada tekad," ujar pemain yang sukses membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF 2013 itu. (jun/ptr)
Zulfiandi salah satu gelandang muda terbaik Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Luis Milla tertarik bawa Milla. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)