Ronaldo: Tuduhan Perkosaan Mengganggu Keluarga Saya

CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 13:26 WIB
Ronaldo: Tuduhan Perkosaan Mengganggu Keluarga Saya Cristiano Ronaldo kecewa kasus tuduhan perkosaan karena menganggu keluarganya. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta, CNN Indonesia -- Megabintang Juventus Cristiano Ronaldo menilai kasus dugaan perkosaan yang dilakukannya terhadap Kathryn Mayorga mengganggu kehidupan pribadinya dan mengancam reputasi CR7 sebagai pribadi yang patut dicontoh.

Kepada majalah France Football Ronaldo mengaku kecewa dengan efek dari kasus tersebut. Ronaldo mengeluhkan, ibu dan saudara perempuannya sangat terkejut serta marah.

"Tentu saja cerita ini mengganggu hidup saya. Saya memiliki kekasih, empat anak, dan ibu yang sudah tua, saudara perempuan, adik, keluarga saya sangat dekat," ujar Ronaldo dikutip dari Independent.


"Belum lagi reputasi saya, yang merupakan seseorang yang patut dicontoh," Ronaldo menambahkan.

Kathryn kembali melaporkan dugaan pemerkosaan oleh Ronaldo yang terjadi pada 2009, awal Oktober. Peristiwa itu terjadi di Las Vegas usai keduanya bertemu di sebuah kelab malam. Tetapi, menurut laporan media asal Jerman Der Spiegel, baik Ronaldo dan Kathryn sama-sama menandatangan perjanjian rahasia pada 2010.

Ronaldo tetap percaya diri tidak bersalah dalam kasus perkosaan itu.Ronaldo tetap percaya diri tidak bersalah dalam kasus perkosaan itu. (REUTERS/Massimo Pinca)
Perjanjian tersebut dibuat agar Kathryn tidak membocorkan insiden di Las Vegas itu. Selain perjanjian rahasia itu, Ronaldo juga disebut-sebut memberikan bayaran sebesar €330 ribu atau sekitar Rp5,7 miliar kepada Kathryn.

"Saya menjelaskan semuanya kepada pasangan saya. Bagi anak saya, Cristiano Jr, dia masih terlalu dini untuk memahaminya. Saya merasakan dampak yang buruk bagi ibu dan saudara perempuan saya," Ronaldo menambahkan.

Ronaldo menuturkan ibu dan saudara perempuannya tercengang saat mengetahui mantan pemain Manchester United tersangkut kasus perkosaan. Ibu dan saudara perempuannya marah, dan menurut mantan pemain Real Madrid itu kali pertama melihat keduanya marah.

Sebelumnya Ronaldo mengaku percaya diri tidak bersalah dalam kasus ini. Pasalnya, sebagai yang patut untuk ditiru, ia merasa tidak perlu melakukan perkosaan itu. (sry/bac)