Dikuti dari Straits Times, selain Andik ada nama-nama seperti Liridon Krasniqi, Sandro Mendonca, Alvaro Linares, dan Paulo Rangel, tak lagi diperpanjang kontraknya di bawah arahan pelatih anyar, Aidil Sharin Shahak.
Andik sendiri belum ingin bicara soal masa depannya usai tak lagi memperkuat Kedah FA. Sebelumnya, sempat dikabarkan pemain kelahiran Jember itu kemungkinan merumput di Liga 1 musim depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andik Vermansah didepak Kedah FA. (Foto: CNN Indonesia/Kurniawan Dian) |
Andik sadar untuk bisa mendapatkan tempat di Timnas Indonesia saat ini tidak mudah. Ia harus bersaing dengan pemain-pemain muda yang disebutnya punya kualitas yang sangat bagus.
Mantan pemain Selangor FA itu menyebut pasrah terhadap keputusan pelatih dan akan bersaing secara sehat dengan pemain lain. Ia juga mengaku siap sekalipun dimainkan sebagai cadangan atau hanya dikasih kepercayaan satu menit untuk bermain.
"Saya cuma ingin bawa Indonesia juara AFF, karena selama di timnas saya masuk final empat kali tapi tidak pernah juara, nomor dua terus. Piala AFF sekali, SEA Games dua kali dan Hasanah Bolqiah," jelas Andik.
Optimisme Andik soal Timnas Indonesia jadi juara di Piala AFF kali ini bukan tanpa alasan. Aura tim saat ini disebutnya lebih tajam karena Timnas Indonesia berkesempatan dua kali tampil di kandang yang memberikan keuntungan.
Kehadiran Andik Jadi Guyonan
Di sisi lain, kehadiran Andik yang terbilang terlambat itu justru menjadi bahan guyonan di antara pemain. Terutama di kalangan pemain-pemain senior yang sudah lebih sering tampil bersama Andik di Timnas Indonesia.
"Bercanda-bercanda sama anak-anak. Katanya kurang lengkap tanpa Andik. 'Kaya yang punya timnas datang lambat' kata Andritany biasa bercanda," ungkapnya. (ttf/bac)
Andik Vermansah didepak Kedah FA. (Foto: CNN Indonesia/Kurniawan Dian)