LAPORAN DARI MALAYSIA

Cerita Foto Tabrakan Rossi vs Marquez di MotoGP Argentina

CNN Indonesia | Senin, 05/11/2018 10:41 WIB
Cerita Foto Tabrakan Rossi vs Marquez di MotoGP Argentina Miguel Ramos bercerita tentang tabrakan Marquez dengan Rossi di MotoGP Argentina lalu. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Insiden tabrakan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez pada balapan MotoGP Argentina 2018, 8 April lalu, menyisakan cerita lucu. Cerita ini melibatkan Presiden Autographed Collectables Miguel Ramos.

Hubungan Marquez dan Rossi hingga kini belum membaik setelah insiden di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Ketika itu Marquez menyenggol Rossi hingga terjatuh dan membuat The Doctor harus finis di posisi ke-19.

Ramos yang membuka kios Autographed Collectables di area mal Sirkuit Sepang punya cerita menarik usai insiden senggolan Rossi dengan Marquez. Autographed Collectables merupakan perusahaan memorabilia olahraga, terutama MotoGP, lengkap dengan tanda tangan sang pebalap.


Ramos mengaku meminta Marquez untuk menandatangani foto senggolan dengan Rossi pada balapan di Argentina. Namun, dia sempat kesulitan mendapatkan tanda tangan Marquez karena dilarang Emilio Alzamora yang merupakan manajer pebalap asal Spanyol tersebut.

"Awalnya sulit meminta tanda tangan, karena Emilio sempat melarang. Dia bilang, 'Jangan Marc, kamu tidak bisa tanda tangan di foto itu'. Tapi, Marc mengatakan tidak apa-apa karena dia pernah berada dalam posisi ini sebelumnya bersama Rossi. Untuk tanda tangan Rossi tidak masalah," ujar Ramos kepada CNNIndonesia.com, Minggu (4/11).

Foto senggolan Rossi dan Marquez lengkap dengan tanda tangan menjadi salah satu item paling menarik di kios Autographed Collectables di Sirkuit Sepang. Foto itu dijual lebih dari US$1.400 atau setara Rp20,9 juta.

Sementara barang termahal yang ada di kios Autographed Collectables adalah helm replika yang digunakan Rossi saat merebut gelar juara dunia pertamanya di kelas 125cc pada 1997 lengkap dengan tanda tangan The Doctor. Helm tersebut dijual lebih dari US$1.690 atau setara Rp25,2 juta.

Ketika ditanya barang memorabilia termahal yang pernah dijualnya, Ramos menyebut sepeda motor mendiang Nicky Hayden yang merupakan juara MotoGP 2006.

"Saya tidak bisa bilang ke Anda angkanya, tapi kami benar-benar mendapatkan banyak uang dari penjualan sepeda motor Nicky Hayden itu," ucap Ramos yang mengaku perusahaannya memiliki kontrak dengan banyak pebalap MotoGP papan atas.

Ramos merupakan sosok yang tegas. Dia tidak mau koleksi memorabilia Autographed Collectables yang dijual di Sirkuit Sepang untuk difoto. Bahkan Ramos menolak permintaan CNNIndonesia.com yang ingin memfotonya di dalam kios. (har)


BACA JUGA