Dua Kontroversi Saat Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura

CNN Indonesia | Jumat, 09/11/2018 21:26 WIB
Dua Kontroversi Saat Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Singapura di Piala AFF 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua kontroversi terjadi saat Timnas Indonesia dikalahkan Singapura 0-1 pada laga pertama Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Nasional Singapura, Jumat (9/11).

Gol tunggal Hariss Harun di babak pertama membuat Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-1 dari Singapura. Sebuah kekalahan yang membuat langkah Indonesia lolos dari babak grup Piala AFF 2018 cukup berat.

Indonesia sebenarnya tidak terlalu buruk saat dikalahkan Singapura. Sejumlah peluang emas didapat tim asuhan Bima Sakti tersebut. Namun, tim Merah Putih gagal memanfaatkan peluang tersebut.


Timnas Indonesia juga terbilang tidak beruntung dengan adanya dua kontroversi. Pasalnya, sejumlah keputusan wasit asal Vietnam Nguyen Hien Triet terlihat lebih menguntungkan tuan rumah.

Timnas Indonesia gagal mencetak gol ke gawang Singapura.Timnas Indonesia gagal mencetak gol ke gawang Singapura. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Kontroversi pertama tercipta pada menit ke-38 atau satu menit setelah Singapura mencetak gol. Stefano Lilipaly berhasil mencetak gol ke gawang Singapura setelah menerima umpan Irfan Jaya. Tapi, gol tersebut dianulir karena Irfan Jaya dianggap dalam posisi offside ketika menerima umpan lambung.

Dalam tayangan ulang insiden, terlihat Irfan Jaya berada dalam posisi onside ketika menerima umpan lambung. Begitu juga posisi Lilipaly sebelum mencetak gol ke gawang Singapura.

Singapura sukses meredam serangan Indonesia di laga pertama Grup B Piala AFF 2018.Singapura sukses meredam serangan Indonesia di laga pertama Grup B Piala AFF 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Kontroversi kedua terjadi pada menit ke-76 ketika Riko Simanjuntak dijatuhkan salah satu pemain belakang Singapura di dalam kotak penalti. Namun, wasit Nguyen Hien Triet tidak menunjuk titik putih.

Timnas Indonesia sendiri harus mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain setelah I Putu Gede Juni Antara mendapat kartu kuning kedua saat injury time babak kedua.

Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Timor Leste pada pertandingan kedua Grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 13 November mendatang. (har/nva)