Tiket Laku, Kapten Thailand Semangat Lawan Timnas Indonesia

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 08:27 WIB
Tiket Laku, Kapten Thailand Semangat Lawan Timnas Indonesia Timnas Thailand sudah mengantongi satu kemenangan di Piala AFF 2018. (Pakawich Damrongkiattisak/Lagardere Sports via affsuzukicup.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapten Timnas Thailand Chalermpong Kerdkaew bersemangat hadapi Timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2018 setelah mengetahui tiket pertandingan laku terjual.

Garansi keberadaan suporter bakal memenuhi Stadion Rajamangala, yang berkapasitas 48 ribu penonton, pada hari Sabtu (17/11) menjadi salah satu penyemangat Kerdkaew menghadapi duel klasik Asia Tenggara dengan bertemu skuat Garuda.

"Bertemu Indonesia, seperti orang-orang katakan, akan lebih sulit dibanding pertandingan pertama. Tapi kami tidak peduli. Kami bisa memenangi pertandingan dan kami tambah semangat setelah mengetahui tiket pertandingan laku terjual jadi semoga semua orang bisa menonton," ujar bek tengah berusia 32 tahun itu seperti dikutip dari situs resmi asosiasi sepak bola Thailand (FAT).


Kerdkaew mengakui bertanding di hadapan puluhan ribu suporter adalah impian bagi seluruh pesepakbola di manapun.

Selain faktor kehadiran pendukung, Kerdkaew menilai situasi internal Tim Gajah Perang sangat mendukung untuk meraih kemenangan.

Beberapa pemain Timnas Indonesia sempat berjumpa dengan Thailand dalam laga uji tanding yang berlangsung Juni 2018.Beberapa pemain Timnas Indonesia sempat berjumpa dengan Thailand dalam laga uji tanding yang berlangsung sebelum Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
"Saya suka atmosfer di tim. Suasananya cukup nyaman dan membuat percaya diri. Tapi ada hal-hal baru yang butuh penyesuaian seperti keberadaan beberapa pelatih baru. Saya harap kami bisa lebih baik dibanding pertandingan pertama," kata Kerdkaew

Berdasar pada tiga laga terakhir, sang juara bertahan Piala AFF meraih kemenangan tanpa kebobolan. Sebelum menang atas Timor Leste dengan tujuh gol tanpa balas, Thailand menang tipis atas Hong Kong serta Trinidad dan Tobago.

"Kami tidak kalah dalam tiga pertandingan terakhir karena pelatih memiliki waktu lebih banyak dengan kami. Kami bekerja sama dalam satu tim."

"Pemain-pemain Thailand memiliki kemampuan dan imajinasi bermain baik. Tapi tidak ada kedisiplinan. Kemudian pelatih datang dan mengubah sikap kami. Saya tidak mempedulikan pertandingan, saya lebih mementingkan hal itu," jelas pemain yang merumput di liga Thailand bersama klub Nakon Ratchasima. (nva/nva)