Hadapi Thailand, Timnas Indonesia Andalkan Pemain Senior

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 22:30 WIB
Hadapi Thailand, Timnas Indonesia Andalkan Pemain Senior Timnas Indonesia andalkan pemain senior saat hadapi Thailand. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia akan mengandalkan pemain senior saat menghadapi Thailand di pertandingan ketiga Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/11).

Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti mengisyaratkan kembali menyiapkan rotasi saat melakoni laga krusial melawan Thailand, akhir pekan ini. Beberapa dari komposisi starter yang akan dimainkan Bima Sakti adalah para pemain senior.

Dalam pertandingan melawan Timor Leste yang berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Timnas Indonesia, Skuat Garuda memainkan beberapa pemain senior di babak kedua, seperti Riko Simanjuntak, Stefano Lilipaly, dan Bayu Pradana. Perubahan itu membuat Timnas Indonesia menyamakan kedudukan dan berbalik unggul.


Hal itu juga yang tampaknya akan dilakukan Bima Sakti saat melawan Thailand nanti. Dengan harapan runner-up lima kali di Piala AFF ini bisa mencuri poin di kandang skuat Gajah Perang.

"Rotasi pasti ada. Pastinya kita butuh pemain yang punya mental baik dan kondisi baik. Karena itu kita adakan rotasi untuk mengharapkan pemain senior bisa memberikan nilai lebih karena pengalaman mereka yang kita butuhkan di pertandingan besok," kata Bima Sakti sebelum meninggalkan Hotel Sultan menuju Bandara Soekarno Hatta, Rabu (14/11).

Bima Sakti menilai Timnas Indonesia harus kerja keras saat melawan Thailand.Bima Sakti menilai Timnas Indonesia harus kerja keras saat melawan Thailand. (Thananuwat Srirasant/Lagardere Sport)
Evaluasi dan perbaikan juga sudah dikantongi pelatih Bima Sakti. Untuk menghadapi Thailand, Bima Sakti mengatakan Timnas Indonesia harus lebih fokus dari biasanya. Terlebih, pertemuan kedua tim bakal digelar di Stadion Rajamangala, stadion yang menjadi momok bagi Tim Merah Putih.

"Mereka [Thailand] juga tim yang kuat di ASEAN, yang pasti kita perlu kerja keras, fokus, dan yang perlu kita perbaiki adalah organisasi bertahan. Bukan hanya pemain belakang, tapi semuanya harus aktif menyerang atau bertahan secara kolektif," kata Bima Sakti.

Selain itu tim pelatih juga menyoroti persentase penguasaan bola yang terbilang rendah. Karena itu Bima Sakti meminta sirkulasi bola bisa lebih cepat dengan diimbangi komunikasi yang lebih bagus di antara lini permainan.

"Kemarin [lawan Timor Leste] pertandingan yang sangat berat buat kami, bagaimana tim bisa bangkit dari kekalahan melawan Singapura. Kemudian secara psikis dan mental mereka harus bangkit memenangkan pertandingan. Saya sangat menghargai dan salut kepada pemain walaupun kita sempat tertinggal, tapi mereka bisa bangkit dan memenangkan pertandingan," ujar Bima Sakti. (TTF/sry)