Alasan Bima Pilih Awan Setho di Laga Ketiga Timnas Indonesia

CNN Indonesia | Minggu, 18/11/2018 06:20 WIB
Alasan Bima Pilih Awan Setho di Laga Ketiga Timnas Indonesia Dari tiga pertandingan, Timnas Indonesia sudah kebobolan enam kali. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti mengungkapkan alasan memilih Awan Setho ketimbang Andritany Ardhiyasa sebagai kiper utama saat melawan Thailand pada lanjutan grup Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11).

Andritany yang tampil sebagai starter di dua laga sebelumnya harus duduk di bangku cadangan saat menghadapi Thailand. Sementara Awan Setho tampil di bawah performa dan membuat Indonesia kalah 2-4.

Gol pertama Thailand terjadi karena kesalahan antisipasi kiper Awan Setho terhadap tendangan penjuru Korrakot WiWiriya-Udomsiri membuat skor menjadi 1-1.


Awan Setho juga ikut menjadi aktor terjadinya gol ketiga Thailand. Umpan yang tak akurat membuat pemain Thailand mampu menguasai bola di wilayah sepertiga akhir sebelum Adisak Kraisorn sukses melewati Fachruddin sebelum menaklukkan Awan Setho.

Selepas pertandingan, Bima menyebut keputusan untuk menurunkan Awan Setho berdasarkan diskusi dengan staf pelatih lainnya.

Timnas Indonesia kalah di laga ketiga fase grup Piala AFF 2018.Timnas Indonesia kalah pada laga ketiga fase grup Piala AFF 2018. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye)
"Pada sesi latihan ketiga kiper kita punya bagus. Pertimbangannya, Andritany sudah main penuh dua kali dan kami tim pelatih menilai Awan Setho layak mendapatkan kesempatan."

"Terlepas dari kesalahan yang dia lakukan di dalam pertandingan, semua itu saya yang bertanggung jawab," terang Bima Sakti.

Dari tiga laga yang sudah dilalui, Timnas Indonesia sudah kebobolan enam kali. Selain empat gol yang bersarang di gawang Awan Setho, Andritany yang tampil di dua laga juga dibobol dua kali.

Hasil negatif di Bangkok membuat peluang Indonesia semakin tipis untuk lolos dari fase Grup B. Saat ini Thailand dan Filipina berada di puncak klasemen dengan nilai enam dari dua laga.

Indonesia saat ini berada di posisi keempat dengan raihan tiga poin dari tiga laga. Selanjutnya Indonesia akan menghadapi Filipina di Jakarta pada 25 November mendatang. (jun/nva)