Rossi Belum Puas dengan Motor YZR-M1 Usai Tes MotoGP Valencia

CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 08:57 WIB
Rossi Belum Puas dengan Motor YZR-M1 Usai Tes MotoGP Valencia Valentino Rossi menguji dua mesin dalam sesi tes MotoGP Valencia. (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi mengapresiasi upaya tim Movistar Yamaha untuk melakukan perubahan pada motor YZR-M1 menyambut musim balap MotoGP 2019. Namun Rossi mengaku belum puas dengan beragam pergantian dan inovasi.

Rossi yang mengakhiri MotoGP 2018 dengan menempati peringkat ketiga di klasemen pebalap menjalani sesi latihan MotoGP Valencia pada Selasa (20/11).

Pebalap 39 tahun itu menjadi pebalap tercepat ketiga dan terpaut 0,4 detik dari rekan satu timnya Maverick Vinales yang memuncaki catatan pebalap tercepat.


Pemilik tujuh gelar MotoGP itu menilai ada perubahan bagus, namun belum cukup untuk bersaing dan lepas dari hasil buruk pada dua musim terakhir.

"Ini hari yang positif. Kami tidak memiliki banyak waktu tapi kami akhirnya bisa menyelesaikan 40 lap dan pekerjaan penting hari ini adalah membandingkan mesin. Kami memiliki mesin yang sudah berevolusi dan sudah kami coba sepanjang musim. Kami membandingkan dengan mesin standar," terang Rossi dilansir Crash.

"Kami selalu bermasalah dengan degradasi ban jadi kami mencoba agar mesin bisa lebih halus untuk membuat ban bisa tahan lama. Tidak terlalu buruk karena saya mencatat waktu yang baik," sambungnya.

Valentino Rossi masih belum puas dengan performa motor usai tes MotoGP Valencia.Valentino Rossi masih belum puas dengan performa motor usai tes MotoGP Valencia. (AFP PHOTO / TIZIANA FABI)
Rossi juga merasakan perubahan pada sistem rem dan akselerasi motor. Menurutnya semua aspek harus memperhatikan kondisi ban yang selama ini menjadi masalah tim berlambang garpu tala tersebut.

"Sepertinya setelah beberapa lap kami tergelincir. Jadi masih butuh waktu untuk bekerja, tapi semuanya menuju ke arah yang baik," jelasnya.

Pada hari kedua tes MotoGP Valencia, Rossi akan kembali mencoba mesin lain yang juga berpotensi digunakan dalam musim depan. Rossi menganggap mesin menjadi problem utama motor yang ditungganginya.

"Bagi saya dua tes selanjutnya tidak krusial, tapi penting. Kami memiliki waktu memilih mesin sebelum Februari. Tapi di tes ini kami bisa melihat mesin yang potensial," ujar pebalap yang terakhir kali menjadi juara dunia pada 2009. (nva/jun)


BACA JUGA