Belum Ada Pemilik Suara PSSI yang Minta Edy Rahmayadi Mundur

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 17:32 WIB
Belum Ada Pemilik Suara PSSI yang Minta Edy Rahmayadi Mundur Edy Rahmayadi sudah dua tahun menjabat ketua umum PSSI. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berbeda dengan desakan dari suporter yang menginginkan Edy Rahmayadi mundur dari kursi ketua umum PSSI, sampai saat ini belum ada anggota PSSI yang menyuarakan pelengseran Gubernur Sumatera Utara itu dari kursi kepemimpinan federasi sepak bola Indonesia.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Gusti Randa menganggap desakan suporter sekadar masukan dalam rapat Exco dan belum akan menjadi pemicu menggelar Kongres Luar Biasa untuk mengganti Edy.

PSSI baru menjadwalkan untuk menggelar kongres tahunan pada 20 Januari 2019 di Bali. Sebelumnya, masih akan ada rapat Exco lanjutan pada awal Desember mendatang di Jakarta.


"Kongres di Bali itu kongres tahunan. Bisa saja itu menjelma menjadi KLB, tergantung voter. Tapi saya kira terlalu jauh untuk kita mengatakan bakal diadakan KLB. Karena KLB itu harus ada tahapan-tahapannya juga," kata Gusti Randa yang diamini beberapa Exco lain seperti Hidayat dan Yunus Nusi saat dijumpai CNNIndonesia.com, Minggu (25/11) malam.

Daripada membahas soal KLB, Gusti Randa mengatakan lebih baik mencari cara untuk memecahkan persoalan. Ia juga yakin, permasalahan yang saat ini terjadi bisa diselesaikan di tingkat Exco.

Gusti Randa mengaku tidak ada pemilik suara yang menginginkan Edy Rahmayadi lengser dari jabatan ketua umum PSSI.Gusti Randa mengklaim tidak ada pemilik suara yang menginginkan Edy Rahmayadi lengser dari jabatan ketua umum PSSI. (CNNIndonesia/M Arby Rahmat)
"Ini [PSSI] organisasi besar, saat ini tidak ada satu pun surat dari member [pemilik suara PSSI] yang meminta Edy out. Mekanismenya jelas, Pak Edy memang tidak dipilih masyarakat tapi member. Tapi member tidak ada satupun yang bicara Edy out," kata Gusti Randa.

Meski sedang menjalani tugas sebagai Gubernur Sumatera Utara, Gusti Randa meyakini Edy mengetahui ada suara yang memintanya mundur dari jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.

"Jelas tahu. Beliau bukan orang yang tidak mau mendengar. Dia dengar, pasti. Dia tidak tuli. Pasti saya kira akan dibahas pada waktu rapat Exco sebelum kongres nanti, selain soal laporan program 2018 dan proyeksi 2019," tandasnya

PSSI pimpinan Edy Rahmayadi terus mendapat kritikan sejak sebelum ajang Piala AFF 2018. Rangkap jabatan yang dijalani Edy, ketidakmampuan PSSI mempertahankan Luis Milla, dan kegagalan Piala AFF 2018 membuat kecewa suporter Timnas Indonesia. (nva/bac)