Mourinho mengalami periode yang sulit bersama Setan Merah dalam dua musim terakhir. Pada musim lalu Man United gagal meraih trofi meski menjadi runner-up Liga Primer Inggris dan Piala FA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harus tidak setuju dengan orang-orang yang mencoba membandingkan tim ini dengan tim Roy Keane, Ruud van Nistelrooy, Nemanja Vidic, beri kami istirahat dan waktu," kata Mourinho.
Nemanja Vidic merupakan pemain Man United di era kejayaan Ferguson. (AFP PHOTO/ANDREW YATES) |
Padahal, saat Liga Primer Inggris pertama kali bergulir pada musim 1992/1993, posisi Man United di klasemen sementara saat ditangani Ferguson berada dalam kondisi yang lebih buruk.
Di musim 1992/1993, Man United sempat berada di zona degradasi di tiga pekan pertama. Lalu di pekan ke-15 Setan Merah menempati posisi ke-10 di klasemen sebelum akhirnya menjuarai Liga Primer Inggris musim pertama.
Di luar itu meski gagal menang atas Arsenal manajer asal Portugal itu tetap memuji kerja keras para pemainnya. Bagi Mourinho Jesse Lingard dan kawan-kawan sudah mencapai batas maksimal serta kelelahan.
Nemanja Vidic merupakan pemain Man United di era kejayaan Ferguson. (AFP PHOTO/ANDREW YATES)