Dirut Minta Oknum Fan Persija Pencoret Transjakarta Ditemukan

CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 19:05 WIB
Dirut Minta Oknum Fan Persija Pencoret Transjakarta Ditemukan Para anggota Jakmania membersihkan coretan-coretan yang diduga dilakukan oknum suporter Persija. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) Agung Wicaksono meminta agar pelaku aksi vandalisme pencoretan di bus Transjakarta segera diketahui. Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang lagi ke depannya.

Hal itu diungkapkan Agung disela-sela pembersihan bus Transjakarta yang diduga dicoret oknum suporter Persija Jakarta usai Macan Kemayoran memastikan titel juara Liga 1 2018 di SUGBK, Minggu (9/12).

"Fasilitas publik milik Transjakarta perlu di rawat dan dijaga dengan baik. Pertama ini bus [yang dicoret] yang kita pakai dan operasikan sehari-hari. Ada kejadian di mana oknum yang tidak diketahui siapa mencoret-coret pada waktu terjadinya pertandingan terakhir Persija yang kemudian menjuarai Liga 1," kata Agung kepada awak media di Kantor Pusat Transjakarta, Kamis (13/12).


Meski belum diketahui secara pasti siapa pelaku vandalisme tersebut, lanjut Agung, dengan besar hati Jakmania meminta maaf dan menyebut ikut bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Permintaan maaf itu menjadi hal penting buat PT. Transportasi Jakarta karena menandakan Jakmania melihat bus Transjakarta sebagai fasilitas publik yang harus dijaga bersama.

Para anggota Jakmania saling bantu membersihkan bus dari aksi vandalisme orang-orang tak bertanggung jawab. (Para anggota Jakmania saling bantu membersihkan bus dari aksi vandalisme orang-orang tak bertanggung jawab. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
"Kami sudah ketemu dengan Jakmania dan menyampaikan permintaan maaf. Mereka juga tidak tahu siapa yang melakukan dan mungkin belum tentu juga anggota Jakmania," ungkap Agung.

Meski tersedia CCTV, Agung tidak yakin itu berada di sudut yang menjangkau kejadian pencoretan tersebut. Bahkan dari segi data, diakuinya sulit untuk mencari informasi pelaku.

"Ini tidak ada urusannya sama Jakmania, ini sama orangnya [pelaku]. Tapi yang lebih penting adalah ini sudah kami bersihkan bersama-sama. Persija, Jakmania dan Transjakarta melawan dan mengutuk aksi vandalisme. Ke depan tidak terjadi lagi hal seperti ini, kami sudah ingatkan," tegasnya.

Persija Bantu Cari Pelaku

Sementara itu, Sekretaris Persija Darwis Satmoko mengatakan meski belum diketahui pelaku vandalisme pencoretan bus Transjakarta, secara moral Persija dan Jakmania merasa bertanggung jawab atas fasilitas yang digunakan masyarakat.

"Jika ada yang perlu, kami perbaiki atau yang kotor sedikit karena dicoret-coret, [hal ini] sebagai bentuk tanggung jawab moral, meskipun belum ketahuan siapa pelakunya. Kami akan minta maaf dan siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta khususnya di prestasi sepak bolanya," tutur Darwis.

Mencari sosok pelaku aksi vandalisme disebut Darwis bukan hal yang mudah dari sekian ratus ribu orang yang hadir. Namun, Jakmania disebut Darwis bakal tetap menelusuri pelaku.

"Butuh waktu, kami akan coba cari informasi lebih lanjut karena kemarin [saat laga Persija vs Mitra Kukar] kami fokusnya ada di prestasi di pertandingan dan penyelenggaraan meski di luar itu kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan," ujar Darwis. (TTF/bac)