Bus Transjakarta Disiapkan untuk Pawai Persija Juara

CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 21:17 WIB
Bus Transjakarta Disiapkan untuk Pawai Persija Juara Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Agung Wicaksono, menyiapkan bus Transjakarta untuk pawai Perija juara Liga 1 2018. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta bakal menggelar pawai juara menggunakan bus khusus dari Transjakarta yang dimulai dari depan Patung Panahan Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Sabtu (15/12).

Bus khusus yang digunakan untuk pawai disebut Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono merupakan satu-satunya bus tingkat dengan atap terbuka yang dimiliki saat ini. Sebelumnya, bus tersebut juga digunakan saat torch relay Asian Games, Agustus lalu.

Agung menyebut pihaknya sudah menerima surat dari Persija terkait permohonan menggunakan bus tingkat. Pihak Transjakarta saat ini sudah melaporkan permohonan tersebut ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan tinggal menunggu surat jalan.


"Akan ada pawai penyerahan trofi juara Persija ke Pak Gubernur. Kami, Transjakarta juga ikut bahagia dan bangga dengan kemenangan ini."

"Bus ini baru keluar kandang lagi [sejak torch relay Asian Games] dan sekarang untuk kemenangan Persija," kata Agung kepada wartawan di Kantor Pusat Transjakarta di Cawang, Halim, Kamis (13/12).

Bus Transjakarta beratap terbuka akan digunakan untuk pawai Persija juara Liga 1 2018. (Bus Transjakarta beratap terbuka akan digunakan untuk pawai Persija juara Liga 1 2018. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian)
Sebelum digunakan, bus tingkat berwarna mayoritas merah dan putih itu terlebih dulu akan dibersihkan. Itu dilakukan untuk memberitahu masyarakat bahwa bus yang digunakan merupakan bus istimewa.

"Ini barang disayang-sayang banget sama kita. Kalau enggak karena Persija juara, enggak keluar kandang bus ini," ungkap Agung.

Lebih lanjut, Direktur Operasional PT. Transportasi Indonesia Daud Joseph menambahkan kapasitas bus ini cukup untuk menampung sekitar 40 orang. Untuk bagian atas bus dengan atap yang terbuka disebut mampu menampung 15 orang di dalamnya.

"Kapasitas tempat duduk di atas ada 34 orang. Tapi bus ini bukan untuk duduknya tapi untuk arak-arakan. Jadi pusat perhatiannya di bagian depan. Atap terbukanya bisa menampung sampai 10-15 orang yang bawa trofi," tutur Daud. (TTF/bac)