Kalah Terkenal dari Rossi di MotoGP, Dovizioso Tidak Kecewa

CNN Indonesia | Kamis, 27/12/2018 13:03 WIB
Kalah Terkenal dari Rossi di MotoGP, Dovizioso Tidak Kecewa Andrea Dovizioso masih kalah terkenal dari Valentino Rossi di MotoGP. (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, tidak kecewa kalah terkenal dari Valentino Rossi meski dalam dua musim terakhir berhasil menjadi pebalap Italia tersukses di ajang MotoGP.

Dovizioso menjaga pamor pebalap asal Italia di MotoGP dalam dua musim terakhir di antara kepungan pebalap asal Spanyol. Bahkan musim ini Dovizioso menjadi satu-satunya pebalap asal Italia yang mampu meraih kemenangan di MotoGP 2018.

Meski menjadi pebalap tersukses asal Italia dalam dua musim terakhir, Dovizioso masih kalah terkenal dari Rossi. Padahal The Doctor tidak pernah meraih kemenangan di MotoGP 2018.


Dikutip dari Motorsport Total, Dovizioso bisa memahami kondisi tersebut. Dovizioso menganggap wajar Rossi masih menjadi pebalap Italia paling terkenal di MotoGP karena memiliki perjalanan karier yang luar biasa.

Andrea Dovizioso untuk kali kedua menjadi runner-up MotoGP.Andrea Dovizioso untuk kali kedua menjadi runner-up MotoGP. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
"Kenapa tidak [Rossi masih yang terkenal]? Dia sudah memenangi banyak gelar dan selalu mampu bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Dia selalu berada di level berbeda. Hal itu sangat penting, ditambah karakter, bagaimana cara dia menang dan cara dia bicara dengan orang-orang," ujar Dovizioso.

Dovizioso memulai karier Grand Prix pada 2001, di saat Rossi memastikan gelar juara dunia ketiganya. Total Rossi kini sudah mengoleksi sembilan gelar juara dunia, sementara Dovizioso hanya memiliki satu gelar juara dunia (kelas 125cc musim 2004).

Valentino Rossi masih menjadi pebalap MotoGP paling terkenal.Valentino Rossi masih menjadi pebalap MotoGP paling terkenal. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
Rossi sudah tidak mampu merebut gelar juara dunia sejak 2009. Tapi, Dovizioso tetap yakin pebalap berjuluk The Doctor itu tetap menjadi ancaman dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP dalam dua musim ke depan.

"Rossi cukup tua untuk MotoGP, tapi dia bisa membalap seperti di MotoGP Malaysia dan dia mampu bersaing dengan Maverick Vinales. Apa yang Rossi lakukan sangat spesial, tidak masalah dia menang atau tidak. Finis di posisi ketiga membuktikan Rossi menjadi pebalap Yamaha terbaik musim ini," ujar Dovizioso. (har/bac)