Operator Liga Senang Ikut dalam Pengusutan Pengaturan Skor

CNN Indonesia | Jumat, 28/12/2018 11:52 WIB
Operator Liga Senang Ikut dalam Pengusutan Pengaturan Skor PT Liga Indonesia Baru menjadi operator Liga 1 dan Liga 2. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan mengungkapkan bahwa kasus pengaturan skor yang terjadi mengganggu industri sepak bola di Indonesia. Terutama dalam membangun kepercayaan terhadap sponsor di kompetisi.

Hal itu diungkapkan Berlinton usai memenuhi panggilan Bareskrim Dit Tipikor Polri oleh Satgas Antimafia Bola di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/12). Berlinton datang bersama Ditektur Operasional PT LIB Tigor Shalomboboy dan dua orang stafnya.

"Saya sangat senang [dipanggil], senang sekali, dan kami juga akan membantu pihak berwajib untuk bisa menuntaskan hal ini [pengaturan skor]. Karena apa? Kalau ini bisa selesai, kompetisi ini akan lebih baik, sponsor juga akan lebih tertarik, industri sepak bola akan lebih bagus ke depan," kata Berlinton kepada wartawan.


Berlinton juga menyebut langkah tegas Satgas Sangat membantu LIB sebagai oeprator penyelenggara kompetisi sepak bola di Indonesia. Dalam keterangannya, Berlinton dan Tigor menjawab sekitar 20 pertanyaan dan menjelaskan tugas dan pekerjannya di LIB.

Operator Liga Senang Ikut dalam Pengusutan Pengaturan SkorTigor Shalomboboy dan Berlinton Siahaan dimintai keterangan mengenai kasus pengaturan skor. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
"Semua pertanyaan tadi kami jelaskan dengan baik. Apa yang kami laksanakan, apa yang kami berikan, apa yang kami dapat, kami jelaskan semuanya. Tapi hal-hal yang di luar kendali kami, saya tidak bisa jawab. Semampu saya, saya jawab semua."

"Tapi intinya kalau ada yang bersalah maka tangkap saja. Supaya itu menjadi efek jera bagi yang lainnya. Kemudian lagi, kami mendukung sekali bahwa ini proses bisa berjalan dengan baik supaya industri sepak bola kita bisa lebih baik ke depan," jelas Berlinton

Senada dengan Berlinton, Tigor mengatakan kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia merupakan penyakit menahun yang bisa merusak sepak bola Indonesia. Tapi secara umum, LIB berprinsip untuk membantu apa yang Polri lakukan.

Namun diakui Tigor ada beberapa pertanyaan yang menyinggung soal wasit dan tidak mampu dijawab LIB, seperti masalah wasit yang menyangkut PSSI.

"Dari sisi regulasi sebenarnya kami sudah menjalankan apa yang harus kami jalankan. Jadi semuanya tergantung niat masing-masing pelaku sepak bola. Di musim depan harus jadi lebih baik dan ini harus jadi semacam trigger bahwa kita harus berubah. Semua stakeholder yang merasa dan cinta pada sepak bola Indonesia harus sama-sama memerangi ini," tandas Tigor. (TTF/nva)