Dua Juara Dunia Tak Setuju Valentino Rossi Pensiun

CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 08:33 WIB
Dua Juara Dunia Tak Setuju Valentino Rossi Pensiun Valentino Rossi tidak pernah merasakan gelar juara dunia sejak 2009. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua juara dunia balap motor kelas utama Casey Stoner dan Giacomo Agostini menilai Valentino Rossi tidak memiliki alasan untuk pensiun dari MotoGP.

Pada 16 Februari 2019 Rossi akan berusia 40 tahun dan MotoGP 2019 akan menjadi musim ke-20 dalam balapan kelas premium.

Gagal menjadi juara dunia sejak kali terakhir berada di podium teratas klasemen akhir musim pada 2009, Rossi masih berambisi meraih gelar kedelapan di lintasan MotoGP.


Stoner yang pernah menjadi rival Rossi pada tahun 2007 hingga 2011 menganggap keberadaan pebalap gaek di sirkuit MotoGP tidak menyalahi aturan.

"Vale dan timnya bekerja secara konstan untuk menjadi lebih cepat dan lebih cepat lagi. Saya pikir tak ada batasan usia di MotoGP. Semua orang selalu berbicara mengenai usianya dan mereka berpikir apakah Rossi masih bisa kompetitif," kata Stoner dikutip dari Tuttomotoriweb.

Valentino Rossi telah bersaing di kelas teratas dalam balap motor dunia sejak tahun 2000.Valentino Rossi telah bersaing di kelas teratas dalam balap motor dunia sejak tahun 2000. (REUTERS/Stefano Rellandini)
"Saya percaya omongan orang sia-sia belaka. Jika seorang pebalap tidak memiliki cedera berat dan masih menikmati, mengapa dia harus berhenti? Tidak ada alasan. Rossi masih memiliki motivasi tinggi," ujar juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu.

Satu suara dengan Stoner, Agostini yang merupakan legenda balap motor dunia asal Italia juga mendukung keberlangsungan karier sang junior di MotoGP.

"Lanjut atau berhenti adalah keputusannya sendiri, sulit untuk mengatakan sesuatu tentang hal itu. Saya pikir dia senang berkompetisi, motor dan atmosfer," ucap Ago.

"Menentukan setop atau lanjut adalah keputusan yang sulit. Saya menangis selama tiga hari ketika memutuskan berhenti. Rossi selalu meraih hasil baik dan gembira, jadi mengapa dia harus berhenti?"

Agostini adalah pemegang gelar juara dunia kelas utama terbanyak dengan delapan gelar dan Rossi membuntuti dengan tujuh gelar. (nva/nva)