Manajer Bhayangkara FC, Sumardji memastikan pelatih baru Bhayangkara FC, bukan mantan pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini.
The Guardian dipastikan merekrut pelatih asing untuk menjadi komando tim di musim kompetisi 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Loyalitas Tak Berbalas Lord Atep di Persib |
"Minggu ini [kami umumkan siapa pelatih baru Bhayangkara FC], yang pasti pelatih asing dan pernah di Liga 1," kata Sumardji melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (15/1).
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini batal direkrut Bhayangkara FC. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat) |
Sebelumnya, Sumardji mengakui nama Fakhri Husaini sempat menjadi salah satu calon pelatih baru Bhayangkara. Namun, pelatih asing lebih menarik minat manajemen karena beberapa alasan tertentu.
"Sebenarnya sih pelatih asing dan lokal sama. Tapi saya melihat, kami ini kan mayoritas pemain muda di kombinasikan dengan senior, sehingga kami harus realistis memikirkan dampak positif-negatif saat memilih pelatih, lokal atau asing. Kami berupaya mendapatkan pelatih yang terbaik dari pilihan yang ada," jelas Sumardji.
"Jadi siapapun pelatihnya hasilnya akan bagus, karena main bola tidak hanya soal skill tapi juga semangat dan kebersamaan. Siapapun yang kita putuskan [pelatihnya] akan membawa aura positif Bhayangkara FC di 2019," tuturnya. (ttf/bac/jun)
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini batal direkrut Bhayangkara FC. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)