Casemiro Tegaskan Real Madrid Harus Kerja Keras

CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 03:50 WIB
Casemiro Tegaskan Real Madrid Harus Kerja Keras Casemiro menyatakan Real Madrid harus bekerja keras untuk bisa bangkit dari keterpurukan. (REUTERS/Marcelo Del Pozo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Real Madrid, Casemiro menegaskan Los Blancos harus bekerja keras agar bisa bangkit dari keterpurukan yang mereka jalani saat ini.

Real Madrid datang ke musim ini dengan kondisi baru saja memenangkan trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam tiga musim terakhir. Namun mereka juga baru saja ditinggal Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.

Bermain tanpa Ronaldo dan Zidane, Real Madrid sangat kesulitan musim ini. Real Madrid belum mampu bersaing di papan atas La Liga. Mereka juga bahkan sudah melakukan pemecatan pelatih, menggantikan Julen Lopetegui dengan Santiago Solari.


Meski masih bertahan di Liga Champions dan Copa del Rey, penampilan Real Madrid belum benar-benar meyakinkan. Los Blancos baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Leganes di leg kedua meskipun akhirnya mereka tetap lolos ke perempat final Copa del Rey.

Real Madrid kalah di leg kedua namun tetap lolos ke babak perempat final Copa del Rey.Real Madrid kalah di leg kedua namun tetap lolos ke babak perempat final Copa del Rey. (REUTERS/Javier Barbancho)
Casemiro mengakui bahwa Real Madrid tengah dalam kondisi terpuruk dan hanya kerja keras yang bisa mengubah kondisi Real Madrid saat ini.

"Kami sadar bahwa saat ini kami dalam momen buruk dan kami hanya memutarbalikkan kondisi tersebut dengan kerja keras."

"Kami tahu apa yang dibutuhkan untuk bisa mengantar tim meraih gelar juara, yaitu usaha dan dedikasi. Terkadang diam [dalam kondisi ini] adalah opsi terbaik," ucap Casemiro seperti dikutip dari Football Espana.

Casemiro menyatakan bahwa kekalahan yang diderita oleh Real Madrid merupakan pelajaran yang penting dan berharga.

"Kami mengalami kekalahan namun kami lolos ke perempat final dan itulah tujuan kami. Kami percaya bahwa kami sejatinya mengontrol laga tersebut."

"Sebuah tim tentu tak ingin kalah namun ketika kami tetap lolos ke babak selanjutnya [dalam format dua leg] tentu hal tersebut berbeda. Kami selalu ingin bermain dengan tujuan menang. Kami ingin selalu kompetitif di tiap kompetisi yang kami mainkan (ptr/nva)