Sala Diyakini Meninggal, Nantes Minta Cardiff Bayar Transfer

CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 08:13 WIB
Sala Diyakini Meninggal, Nantes Minta Cardiff Bayar Transfer Pihak Nantes tetap meminta Cardiff City membayar uang transfer Emiliano Sala yang diyakini meninggal dalam kecelakaan pesawat di Selat Inggris. (Jean-FranÁois MONIER / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Emiliano Sala diyakini meninggal bersama pilot pesawat ringan Piper Malibu, David Ibbotson, yang jatuh di Selat Inggris pada 21 Januari.

Masih dalam suasana duka, FC Nantes disebut tetap meminta uang transfer dari Cardiff City atas pembelian Sala dengan nilai £15 juta atau setara Rp270 miliar.

Penyerang 28 tahun itu sedianya sampai di Cardiff pada Senin (21/1) setelah menandatangani kontrak pada Sabtu (19/1). Pemain asal Argentina itu dijadwalkan menjalani latihan perdana pada Selasa (22/1).


Ia dikabarkan terpaksa menaiki pesawat baling-baling tersebut karena sudah diatur pihak agennya meski Cardiff sudah menawarkan penerbangan komersial. Namun nahas, pesawat Piper Malibu yang ditumpanginya jatuh ke Selat Inggris.

Para pemain Cardiff City merayakan gol dengan menampilkan kaus bergambar Emiliano Sala. (Para pemain Cardiff City merayakan gol dengan menampilkan kaus bergambar Emiliano Sala. (Foto: REUTERS/Rebecca Naden)
Dilansir dari Guardian, Nantes tetap meminta pembayaran termin pertama dari Cardiff kendati Sala diyakini meninggal dalam pesawat tersebut.

Nantes disebut telah mengirimkan surat agar The Blue Birds segera melunasi termin awal dari sejumlah termin pembayaran transfer. Jika tak memenuhi hal tersebut, klub Ligue 1 Prancis itu dikabarkan akan mengambil langkah hukum.

Di lain pihak, Cardiff bukan berarti enggan membayar uang transfer kepada Nantes. Namun, saat ini klub tersebut lebih dahulu ingin memprioritaskan tragedi kecelakaan yang menimpa pemain anyarnya tersebut.

Sebelumnya, Divisi Kecelakaan Udara Britania Raya (AAIB) telah mengambil alih pencarian setelah pihak pencari privat menemukan lokasi bangkai pesawat di dasar perairan Selat Inggris.

AAIB juga berencana segera mengangkat jenazah yang diduga Sala dan Ibbotson di dalam bangkai pesawat tersebut. Selain itu, mereka juga akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk menemukan penyebab terjadinya kecelakaan itu. (bac)


BACA JUGA