Eko Yuli Raih Emas Piala Dunia Angkat Besi 2019

CNN Indonesia | Sabtu, 23/02/2019 22:56 WIB
Eko Yuli Raih Emas Piala Dunia Angkat Besi 2019 Eko Yuli Irawan saat tampil di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lifter nasional Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali emas dalam Piala Dunia Angkat Besi yang berlangsung di Fuzhou, China, Sabtu (23/2).

"Eko berhasil meraih satu emas dan dua medali perak. Sedangkan atlet lain Deni mendapatkan satu medali perak dan dua medali perunggu," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Alamsyah dikutip dari Antara.

Eko yang turun pada kelas 61 kilogram putra mendapatkan total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 136 kilogram dan angkatan clean and jerk 161 kilogram.


Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja menilai hasil yang dicapai Eko Yuli dalam Piala Dunia 2019 di China itu kian memantapkan langkahnya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou memang bagian dari salah satu seri kejuaraan untuk mengumpulkan poin sebagai ajang kualifikasi Olimpiade 2020 di Tokyo.

Eko Yuli Irawan raih medali emas Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou. (Eko Yuli Irawan raih medali emas Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou. (Foto: Dok. PABBSI)
"Hasil itu akan mempertahankan posisi Eko pada peringkat delapan besar dunia. Tapi, Eko masih harus mengikuti lima hingga enam kejuaraan lain kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020," kata Dirja.

Dirja menerangkan peluang Eko akan semakin besar jika dia mampu meraih medali emas dalam Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, China pada 18-28 April.

"Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas," ujar Dirja.

Sementara itu, atlet lain Deni meraih medali perunggu dengan total angkatan 305 kilogram pada kelas 67 kilogram. Angkatan Deni itu terdiri dari angkatan snatch 135 kilogram dan angkatan clean and jerk 170 kilogram.

Medali emas kelas 67 kilogram putra diraih atlet Korea Utara Pak Jong Ju dengan total angkatan 318 kilogram. Sedangkan atlet China Huang Minhao mendapatkan medali perak setelah menempati posisi kedua dengan total angkatan 314 kilogram. (antara/bac)