Praveen/Melati Gagal Lolos ke Final All England 2019

CNN Indonesia | Minggu, 10/03/2019 04:20 WIB
Praveen/Melati Gagal Lolos ke Final All England 2019 Praveen/Melati gagal lolos ke final All England 2019. (Reuters/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia -- Praveen Jordan/Melati Daeva gagal lolos ke final All England 2019 setelah kalah dari unggulan pertama Zheng Siwei/Huang Yaqiong, 21-13, 20-22, 13-21 di babak semifinal, Minggu (10/3) dini hari WIB.

Praveen/Melati memulai laga dengan sangat baik. Praveen bisa menekan Zheng/Huang lewat smes-smes keras miliknya sedangkan Melati bisa tampil bagus di depan net.

Serangan Praveen/Melati mampu membuat permainan Zheng/Huang tidak berkembang. Interval gim pertama ditutup dengan keunggulan 11-3.


Selepas interval, Zheng/Huang coba keluar dari tekanan. Pola serangan Zheng/Huang mulai terlihat dan sukses menghasilkan angka. Namun Praveen/Melati bisa mempertahankan serangan dan kepercayaan diri. Praveen/Melati tetap menjaga keunggulan sembilan angka, 17-8.

Setelah momen tersebut, Zheng/Huang sukses merebut empat poin beruntun dan memperkecil kedudukan menjadi 17-12. Tetapi kegigihan Praveen/Melati bisa membuat mereka meraih match point pada angka 20-13.

Penempatan shuttlecock yang jeli dari Melati membuat gim pertama dengan skor 21-13.

Masuk ke gim kedua, Zheng/Huang coba lebih menekan sejak awal. Ganda campuran nomor satu dunia ini berhasil memimpin 5-2. Tetapi, Praveen/Melati bisa tampil tenang dan sukses berbalik unggul 7-6. Challenge dari Praveen/Melati yang berhasil lalu membuat mereka memimpin dua angka, 8-6.

Pertarungan lalu berjalan ketat lantaran kedua ganda saling menekan dan bergantian merebut angka. Zheng/Huang menutup interval gim kedua dengan keunggulan tipis, 11-10.

Selepas interval, Praveen/Melati langsung berbalik unggul 12-11 dan berlanjut menjadi 16-13 setelah smes dan net silang Melati menghasilkan angka. Praveen/Melati terus menjaga selisih tiga angka hingga angka 18-15 setelah smes Zheng Siwei membentur net.

Smes Praveen lalu menghasilkan angka tambahan yang membuat Praveen/Melati unggul 19-15. Zheng/Huang sempat merebut dua poin beruntun tetapi drop shot Praveen menghadirkan match point pada angka 20-17.

Kesempatan untuk menang di gim kedua terbuang saat Praveen/Melati gagal memanfaatkan tiga match point dan akhirnya kalah 20-22 dari Zheng/Huang.

Pada gim penentuan, Zheng/Huang sempat memimpin 4-1 tetapi Praveen/Melati langsung memberikan jawaban lewat torehan tiga poin beruntun yang membuat skor menjadi imbang, 4-4. 

Lima poin beruntun yang didapat Zheng/Huang lalu membuat mereka memimpin 11-6 di interval gim penentuan. Selepas interval, Zheng/Huang berhasil menjaga keunggulan lima poin hingga angka 14-9 dan 16-11.

Kesalahan Praveen/Melati membuat Zheng/Huang melaju dengan keunggulan sembilan poin, 19-11. Netting silang Huang Yaqiong kemudian membuat ganda China tersebut meraih match point pada angka 20-11.

Pertandingan akhirnya dimenangkan Zheng/Huang dengan skor 21-13 di gim penentuan.

Sebelumnya Indonesia sudah menempatkan wakil di final All England lewat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Ahsan/Hendra lolos final setelah mengalahkan ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 21-19, 21-16. (ptr/ptr)


BACA JUGA