Mourinho Tidak Sakit Hati Zidane Jadi Pelatih Real Madrid

CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 14:15 WIB
Mourinho Tidak Sakit Hati Zidane Jadi Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengaku tidak sakit hati Real Madrid kembali merekrut Zinedine Zidane. (PHILIPPE DESMAZES / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jose Mourinho tidak sakit hati Real Madrid lebih memilih Zinedine Zidane untuk menggantikan Santiago Solari di kursi pelatih klub La Liga Spanyol itu.

Sempat pergi dari Santiago Bernabeu di akhir musim lalu usai memenangkan trofi Liga Champions untuk tiga musim beruntun, Zidane resmi kembali menjadi pelatih Real Madrid dan terikat kontrak hingga tahun 2022 mendatang.

Solari dianggap tak mampu mengangkat performa tim, terlebih setelah Los Blancos tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.


Sebelum Zidane dipastikan kembali ke Madrid, Mourinho sempat disebut-sebut bakal menangani klub itu lagi.

"Saya tidak pernah mengatakan saya ingin menjadi manajer Real Madrid lagi atau tidak. Saya mengatakan kepada Anda [media]: Zidane ke Madrid itu tepat," kata Mourinho yang juga mantan manajer Real Madrid, dikutip dari Metro.

Zinedine Zidane kembali menangani Real Madrid setelah sempat hengkang. (Zinedine Zidane kembali menangani Real Madrid setelah sempat hengkang. (Foto: Reuters / Carl Recine)
Mou menjadi manajer Real Madrid pada 2010/2013. Prestasi terbaik dia selama memimpin skuat Los Merengues antara lain juara La Liga (2011-2012), Copa del Rey (2010-2011), dan Supercopa de Espana (2012).

Ketika ditanyakan apakah Real Madrid memberikan penjelasan terkait pemilihan Zidane ketimbang dia, Mou balik bertanya, "Kenapa Madrid perlu memberikan penjelasan kepada saya?"

Mourinho Tidak Sakit Hati Zidane Jadi Pelatih Real Madrid
Lebih lanjut, Mou menilai Zidane adalah sosok yang tepat untuk Madrid.

"Dan ini bagus untuk dia sebagai sebuah peluang hebat lainnya, untuk menunjukkan seberapa hebat dia terhadap sebuah proyek baru setelah pencapaian yang fantastis sebelumnya. Saya pikir ini [Zidane manajer Real Madrid] tepat dan fantastis," katanya.

Kembalinya Zidane ke Santiago Bernabeu dalam waktu singkat tentu merupakan hal yang sangat menarik. Pasalnya, Zidane sebelumnya lebih gencar dirumorkan akan menjajal petualangan baru di luar Spanyol seperti Chelsea dan Juventus.

Belakangan, semua spekulasi itu berakhir seiring terjadinya kesepakatan antara Zidane dengan Real Madrid. Ikatan kontrak hingga 2022 membuat dia punya kesempatan untuk menyusun proyek jangka panjang. (map/jun)