Jabat Tangan Marquez Dianggap Jebakan dari Rossi

CNN Indonesia | Kamis, 04/04/2019 19:14 WIB
Jabat Tangan Marquez Dianggap Jebakan dari Rossi Jabat tangan dianggap sebagai strategi baru Valentino Rossi. (REUTERS/Rafael Marrodan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keputusan Valentino Rossi untuk menjabat tangan Marc Marquez usai balapan MotoGP Argentina 2019 di Sirkuit Termas De Rio Hondo, Senin (1/4), diklaim media Spanyol sebagai jebakan dari The Doctor.

Rossi mengakhiri perseteruan dengan Marquez yang bertahan sejak MotoGP Argentina musim lalu usai balapan di Termas De Rio Hondo musim ini. Sebelum naik podium, Rossi terlihat mengucapkan selamat kepada Marquez dan mengajak The Baby Alien berjabat tangan.

Keputusan Rossi mengajak Marquez berjabat tangan terbilang mengejutkan. Pasalnya, pebalap asal Italia itu sebelumnya dua kali menolak ajakan jabat tangan Marquez usai insiden tabrakan di MotoGP Argentina musim lalu.


Menariknya, media Spanyol Don Balon mengklaim keputusan Rossi berdamai adalah jebakan untuk Marquez. Don Balon meyakini jabat tangan di MotoGP Argentina merupakan salah satu cara Rossi untuk mengalahkan Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2019.

Valentino Rossi finis di posisi kedua MotoGP Argentina.Valentino Rossi finis di posisi kedua MotoGP Argentina. (AP Photo/Nicolas Aguilera)
Don Balon mengklaim Rossi telah mendapat masukan dari orang terdekatnya untuk berdamai dengan Marquez. Rossi dianggap sudah memiliki citra yang buruk karena menolak permintaan maaf dari Marquez.

"Rossi mengubah strategi. Pebalap asal Italia itu mendapat masukan kalau dengan mendekati Marquez, mengakhiri perseteruan, adalah cara yang terbaik untuk memperbaiki citra yang rusak karena perseteruan dengan Marquez," tulis Don Balon.

Jabat Tangan Marquez Dianggap Jebakan dari Rossi
Sebelumnya pihak Rossi meyakini dengan menolak permintaan maaf dari Marquez akan mengganggu fokus pebalap asal Spanyol itu dalam perebutan gelar MotoGP musim lalu. Namun, rencana tersebut tidak ampuh karena Marquez tetap menjadi juara dunia. Untuk musim ini Rossi mengubah strategi.

The Doctor berharap bisa mengalahkan Marquez dengan pendekatan yang berbeda. Rossi hanya ingin melawan Marquez di atas sirkuit dan tidak ingin fokusnya terganggu dengan perseteruan. Menariknya, Don Balon juga mengklaim Rossi masih menyimpan dendam kepada Marquez. (har/jun)