Sang Ayah Ragu Rossi Akan Berdamai dengan Marquez

CNN Indonesia | Minggu, 07/04/2019 19:00 WIB
Sang Ayah Ragu Rossi Akan Berdamai dengan Marquez Sang ayah ragi Valentino Rossi bakal benar-benar berdamai dengan Marc Marquez. (REUTERS/Rafael Marrodan/Photocall3000
Jakarta, CNN Indonesia -- Sang ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi, ragu sang anak bakal benar-benar berdamai dengan rival di MotoGP, Marc Marquez.

Kepada Radio Sportiva seperti dikutip dari Tio.ch, Graziano Rossi melontarkan pandangannya tentang hubungan Rossi dengan Marquez di MotoGP 2019.

Sebelumnya, banyak yang meyakini Rossi dan Marquez sudah berdamai ketika The Doctor memberikan ucapan selamat dengan menjabat tangan Marquez yang memenangkan serie MotoGP Argentin di Sirkuit Termas de Rio Hondo.


Rossi sendiri berhasil meraih posisi runner-up di MotoGP Argentina, mengalahkan Andrea Dovizioso yang berada di podium ketiga.

Valentino Rossi masih tampil kompetitif di MotoGP 2019 pada usia 40. (Valentino Rossi masih tampil kompetitif di MotoGP 2019 pada usia 40. (Foto: AP Photo/Nicolas Aguilera)
"Sejujurnya saya berharap mereka bisa membuat perubahan [dalam hubungan] setelah apa yang terjadi. Namun, saya tidak yakin mereka akan berdamai," ujar Graziano Rossi dikutip dari Tio.ch.

"Saya tidak mengatakan hal itu [perdamaian Rossi dan Marquez] tak akan pernah terjadi, tapi saya pikir ini masalah rumit."

Hubungan Rossi dan Marquez semakin renggan pada MotoGP 2018 setelah beberapa insiden yang melibatkan kedua pebalap di trek balapan. Graziano Rossi sendiri tidak menampik jika keduanya bisa kembali akur jika sama-sama sering naik podium.

"Mungkin setelah sama-sama banyak naik podium, siapa tahu. Situasi antara keduanya sepertinya tidak ideal dan kadang hubungan mereka rusak dengan cara yang buruk."

Sang Ayah Ragu Rossi Akan Berdamai dengan Marquez
"Untuk itu, saya skeptis. Kita lihat saja yang terjadi di masa mendatang. Tentu saja saya bisa katakan melihat semangat Valentino [Rossi] pada Minggu lalu, sebuah pertanda ia sudah kembali nyaman menunggangi motornya," ujar Graziano Rossi. (bac/bac)