Merasa Bukan PSG, Barcelona Peringatkan Man United

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 21:23 WIB
Merasa Bukan PSG, Barcelona Peringatkan Man United Barcelona tidak ingin disamakan dengan PSG. (REUTERS/Andrew Yates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang pertemuan leg kedua perempat final Liga Champions di Camp Nou, Rabu (17/4), Barcelona memperingatkan Manchester United bahwa mereka bukan Paris Saint-Germain yang bisa dikejutkan seperti di babak 16 besar.

Man United lolos ke perempat final lewat keunggulan gol tandang dalam agregat 3-3 atas PSG. Di leg kedua Setan Merah memberikan kejutan dengan mengalahkan PSG 3-1 di Parc des Prince. Di leg pertama Man United kalah 0-2 dari klub ibu kota Perancis.

Pertemuan kedua dengan Barcelona di babak perempat final memiliki cerita yang hampir sama saat Man United bertemu PSG. Di leg pertama saat melawan Barcelona tim asuhan Ole Gunnar Solkjaer menelan kekalahan 0-1 lewat gol bunuh diri Luke Shaw.


Jelang leg kedua The Red Devils disebut-sebut bisa mengulang momen serupa seperti babak 16 besar. Akan tetapi kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen langsung memberikan catatan untuk tim tamu.

"Kami berbeda dengan PSG. Kita akan lihat pertandingan nanti, tetapi hal baiknya permainan kami berbeda dengan PSG," ucap Ter Stegen dikutip dari Sportskeeda.

Ter Stegen menilai agregat sementara 1-0 tidak memberikan keuntungan besar bagi Barcelona.Ter Stegen menilai agregat sementara 1-0 tidak memberikan keuntungan besar bagi Barcelona. (REUTERS/Albert Gea)
"Hasil pertandingan [1-0] masih berbahaya, karena keuntungan kami sangat kecil. Namun kami tahu harus tetap memegang bola, seperti biasa, dan bermain sesuai arahan untuk mendapatkan hasil terbaik," Ter Stegen menambahkan.

Dalam pertandingan nanti Barcelona lebih diunggulkan dibanding skuat Man United. Namun Ter Stegen tidak akan menganggap remeh Man United. Bagi kiper asal Jerman itu Man United memiliki rapor laga tandang bagus di musim ini.

Merasa Bukan PSG, Barcelona Peringatkan Man United
Selain enggan disamakan dengan PSG, Blaugrana juga ingin menghindari rapor buruk musim lalu ketika disingkirkan AS Roma. Pada musim lalu Barcelona menang 4-1 atas Roma di leg pertama perempat final. Tetapi di leg kedua, Roma bisa menang 3-0 dan lolos ke semifinal dengan unggul gol tandang.

"Kami tidak ingin membicarakan tentang yang terjadi di musim lalu, dan itu membuat kami sangat terpukul, kami juga tidak ingin hal tersebut terulang lagi," ujar Ter Stegen.

"Ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit, seperti di leg pertama, mereka [man United] memberikan kesulitan kepada kami. Kami harus memiliki momentum untuk harus bertahan, seperti yang kami lakukan di Old Trafford," kiper 26 tahun itu melanjutkan. (sry/jun)