Ke Final Kejuaraan Asia, Kevin/Marcus Mengaku Hoki

CNN Indonesia | Sabtu, 27/04/2019 16:33 WIB
Ke Final Kejuaraan Asia, Kevin/Marcus Mengaku Hoki Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal ganda putra Kejuaraan Asia. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengaku dinaungi keberuntungan dapat mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dalam babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia 2019 di Wuhan Sports Center, Sabtu (27/4).

Kevin/Marcus membutuhkan waktu 51 menit untuk mengemas kemenangan 15-21, 21-17, dan 21-15 dan memastikan tiket ke final Kejuaraan Asia untuk kali pertama.
Dalam pertandingan semifinal, The Minions mengaku tidak segera melakukan adaptasi dengan cepat sehingga sempat mengalami ketertinggalan 1-8 pada gim pertama.

Kevin/Marcus yang berupaya mengejar keunggulan kemudian hanya mampu memangkas jarak dan kalah dengan selisih enam poin.

Pada gim kedua pasangan nomor satu dunia itu kembali berada dalam tekanan sebelum membalikkan keadaan selepas interval.


Ke Final Kejuaraan Asia, Kevin/Marcus Mengaku HokiKevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melangkah ke final Kejuaraan Asia untuk kali pertama. (Dok. Humas PBSI)
"Di gim pertama mereka start-nya lebih siap dari kami, kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Waktu awal-awal gim kedua pun kami masih berusaha keluar dari tekanan itu dan akhirnya kami bisa membalikkan tekanan ke lawan," ujar Kevin dikutip dari rilis PBSI.

Pertarungan berjalan lebih sengit pada gim ketiga. Kevin/Marcus yang sudah benar-benar siap sejak awal, selalu bergantian meraih poin dengan Kamura/Sonoda.

Pada kedudukan 7-6 untuk Kevin/Marcus, bola pengembalian Kamura mengenai Marcus dan jatuh di luar bidang permainan. Wasit menganggap kok tidak mengenai badan Marcus dan menambah poin pasangan Indonesia.

Kejadian tersebut sempat mendapat protes dari Kamura dan pelatih Jepang, namun keputusan wasit tidak dapat diganggu gugat.

Ke Final Kejuaraan Asia, Kevin/Marcus Mengaku Hoki
"Di gim ketiga, permainan masih ramai terus dan tadi kami hoki juga karena sebenarnya memang fault, kena badan koh Sinyo [Marcus], tapi wasit tidak bisa mengubah keputusan," kata Kevin.

"Pertemuan kami memang selalu ramai, ketat terus kalau lawan Kamura/Sonoda. Tapi sepertinya mereka hilang konsentrasi setelah kejadian touch itu. Namun di game ketiga, walau poinnya jauh, kami cari poinnya nggak gampang," imbuh Marcus.

Dalam laga final, Kevin/Marcus tidak ingin lengah. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dan Kang Min-hyuk/Kim Won-ho akan menjadi calon lawan pasangan nomor satu dunia pada partai puncak yang berlangsung Minggu (28/4).

"Siapa pun yang bisa ke final pasti bagus mainnya, nggak mungkin mereka mau kalah begitu saja. Siapa saja lawan kami di final besok, kami harus siap," kata Marcus (nva/sry)


BACA JUGA