Dovizioso Ungkap Alasan Rossi Gagal Juara MotoGP

CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 17:43 WIB
Dovizioso Ungkap Alasan Rossi Gagal Juara MotoGP Valentino Rossi (kiri) dan Andrea Dovizioso (kanan) berada di podium. (REUTERS/Rafael Marrodan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Andrea Dovizioso menilai Valentino Rossi gagal meraih gelar juara dunia MotoGP 2018 karena tidak mampu meraih peringkat pertama pada saat balapan di tiap seri.

Pebalap tim Ducati itu menganggap kompatriotnya sebagai pebalap yang memiliki potensi menjadi kampiun, namun musim lalu Rossi hanya berada di peringkat ketiga di bawah Marc Marquez dan dirinya.

"Anda tidak dapat menjadi juara tanpa menjadi pemenang dalam balapan. Saya rasa Anda harus menang setidaknya dalam tiga atau empat balapan, atau bahkan semua balapan," jelas Dovizioso dikutip dari Motorsport.


Rossi memang tidak pernah menjadi juara seri pada balapan musim lalu. Kali terakhir pebalap tim Yamaha itu menempati posisi finis terdepan adalah pada MotoGP Belanda 2017.

Dovizioso Ungkap Alasan Rossi Gagal Juara MotoGP 2018Andrea Dovizioso memimpin klasemen sementara MotoGP 2019. (JUAN MABROMATA / AFP)
Hingga balapan seri ketiga MotoGP 2019, Rossi pun belum dapat menjadi juara seri sehingga The Doctor tercatat tidak pernah menang dalam 31 seri.

Pada klasemen sementara MotoGP 2019 Rossi berada di peringkat kedua dengan 51 poin atau hanya tertinggal tiga poin dari Dovizioso yang berada di urutan pertama.

Melihat persaingan musim ini, Dovizioso mengaku tidak bisa hanya memusatkan perhatian pada Marc Marquez yang merupakan juara bertahan.

Dovizioso Ungkap Alasan Rossi Gagal Juara MotoGP 2018
"Perbedaan balapan musim ini dengan musim lalu adalah motor yang kompetitif. Suzuki mengalami kemajuan, setelah pada akhir musim lalu berhasil masuk podium," jelas Dovizioso.

"[Alex] Rins lebih dewasa dan Valentino telah meningkatkan kemampuan dengan motor yang dikendarainya, jadi saya pikir keduanya bisa menjadi kandidat juara hingga akhir musim," sambungnya.

Dovizioso berharap kemampuan memimpin klasemen dapat bertahan hingga akhir musim dan mengakhiri puasa gelar juara Ducati yang telah berlangsung setelah Casey Stoner menjadi juara pada 2007.

"Tahun ini saya rasa kami lebih kuat dan bisa lebih konsisten seperti yang kami tunjukkan di Argentina dan Texas. Benar ada banyak pebalap yang kompetitif sehingga sulit bertahan di posisi besar pada saat kualifikasi," terang Dovizioso.

"Hal tersebut sangat menyulitkan, tapi semua juga merasakan hal yang sama, itu yang akan dialami pekan demi pekan," tambahnya.

Balapan MotoGP Spanyol 2019, Minggu (5/5), di Sirkuit Jerez bisa disaksikan melalui streaming melalui CNNIndonesia.com. (nva/ptr)