Kalah dari Yordania, Timnas Indonesia Perlu Banyak Belajar

CNN Indonesia | Rabu, 12/06/2019 00:54 WIB
Kalah dari Yordania, Timnas Indonesia Perlu Banyak Belajar Timnas Indonesia diminta banyak belajar usai kalah 1-4 dari Yordania. (Dok. Jordan Football Association)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy ingin para pemainnya lebih banyak belajar dari kekalahan telak 1-4 dari Yordania dalam laga uji coba di Stadion King Abdullah, Amman, Selasa (11/6) malam WIB.

Yordania merupakan laga kedua bagi Simon McMenemy sejak menangani Tim Merah Putih, akhir tahun lalu. Di laga pertamanya, McMenemy sukses memberikan kemenangan 2-0 Timnas Indonesia atas Myanmar.

Laga melawan Yordania cukup menyulitkan Andik Vermansah dan kawan-kawan. Penguasaan bola mutlak menjadi milik tuan rumah. Tim tamu pun hanya beberapa kali bisa menembus pertahanan lawan.


Sejumlah kesalahan membuat gawang kiper Andritany Ardhiyasa kebobolan empat kali, dan hanya bisa membalas satu gol lewat penalti Beto Goncalves.

McMenemy memberikan kredit untuk Yordania yang dinilainya sebagai tim kuat dan punya teknik tinggi. Faktor itu juga yang membuat McMenemy memilih Yordania sebagai lawan bagi Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia kesulitan membobol gawang Yordania.Timnas Indonesia kesulitan membobol gawang Yordania. (Dok. Jordan Football Association)
"Kami semua ingin menang. Tapi, pemain harus belajar. Jadikan pertandingan ini sebagai pengalaman. Harapan kami bisa belajar," ujar McMenemy dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com.

Diakui pelatih asal Skotlandia itu, sejak awal pihaknya tahun Tim Merah Putih bisa kesulitan melawan Yordania. Meski demikian McMenemy berharap bisa kembali melawan Yordania dengan persiapan yang lebih baik.

Kalah dari Yordania, Timnas Indonesia Perlu Banyak Belajar
"Saya tidak ingin bicarakan kesalahan individu pemain. Saya lebih ingin kesalahan mereka dijadikan sebagai pembelajaran supaya lebih berkembang," ucap McMenemy.

Selanjutnya Timnas Indonesia masih menyisakan satu laga uji coba lagi saat melawan Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (15/6).

"Masih ada pertandingan di jakarta. Di kandang kami. Menuju pertandingan itu kami akan pulang dengan kepercayaan diri," tutur McMenemy. (sry/sry)