Rossi Marah Vinales-Lorenzo Diadu Domba di MotoGP Catalunya

CNN Indonesia | Selasa, 18/06/2019 14:20 WIB
Rossi Marah Vinales-Lorenzo Diadu Domba di MotoGP Catalunya Valentino Rossi kecewa Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo diadu domba. (Claudio Giovannini/ANSA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Yamaha Valentino Rossi marah setelah jurnalis Sky Sports Italia Antonio Boselli mengadu domba Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo usai kontroversi di MotoGP Catalunya 2019, Minggu (16/6).

Vinales menjadi pebalap yang paling tidak bisa menerima dengan insiden tabrakan di balapan MotoGP Catalunya 2019. Vinales, bersama Rossi dan Andrea Dovizioso, menjadi tiga pebalap korban terjatuhnya Lorenzo pada tikungan sepuluh di lap kedua.

Rossi mengklaim Vinales semakin marah terhadap Lorenzo karena mendapat informasi yang salah dari Boselli. Dalam wawancara dengan Vinales, Boselli memberi informasi kalau Lorenzo menyalahkan Vinales atas insiden kecelakaan kontroversial di MotoGP Catalunya 2019.


Dalam wawancara dengan Rossi, Boselli kena marah The Doctor. Rossi mendesak Boselli untuk minta maaf karena berusaha adu domba Vinales dengan Lorenzo.

Maverick Vinales meminta Jorge Lorenzo dihukum usai MotoGP Catalunya 2019.Maverick Vinales meminta Jorge Lorenzo dihukum usai MotoGP Catalunya 2019. (LLUIS GENE / AFP)
"Kamu bermain kotor dengan Vinales. Kamu bilang kalau Lorenzo mengatakan Vinales melakukan pengereman yang salah, tapi itu tidak benar. Kamu bilang seperti itu, jadi normal kalau Vinales marah," ujar Rossi dikutip dari Sport Fair.

Pihak Sky Sports Italia kemudian meralat pemberitaan melalui direktur motorsport Guido Meda. Boselli pun minta maaf dalam siaran langsung Sky Sports Italia ketika melakukan wawancara dengan Rossi.

Rossi Marah Vinales-Lorenzo Diadu Domba di MotoGP Catalunya
Vinales sendiri menjadi pebalap yang paling marah terhadap Lorenzo. Mantan pebalap Suzuki itu menganggap Lorenzo sebagai pebalap rookie karena melakukan kesalahan di tikungan sepuluh MotoGP Catalunya 2019.

"Dia menyingkirkan empat pebalap. Bila dia hanya menyingkirkan salah satu dari diri saya atau Valentino Rossi, karena kami tidak bertarung dalam perburuan juara dunia saat ini, maka itu bisa jadi sebuah insiden di balapan, dan hal itu tidak terlalu buruk. Namun dia juga menyingkirkan Andrea yang bertarung dalam perburuan gelar juara dunia. Saya harap race direction bersikap seperti halnya yang mereka lakukan pada saya," kata Vinales.

Race Direction MotoGP memutuskan untuk tidak melakukan investigasi terhadap kecelakaan yang dibuat Lorenzo.

Live streaming MotoGP Belanda 2019, 30 Juni mendatang, bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com.
(har/nva)