Pesan Delapan Kata Neymar Ingin Tinggalkan PSG

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 19:31 WIB
Pesan Delapan Kata Neymar Ingin Tinggalkan PSG Neymar diklaim ingin kembali ke Barcelona. (Anne-Christine POUJOULAT / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang asal Brasil Neymar diklaim ingin meninggalkan Paris Saint-Germain dan kembali ke Barcelona setelah mengucapkan delapan kata kepada Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi.

Laporan media Spanyol mengklaim Neymar berkeinginan hengkang dari PSG untuk kembali ke Barcelona. Neymar menandatangani kontrak lima tahun bersama PSG dengan nilai transfer mencapai €222 juta atau sekitar Rp3,6 triliun dari Barcelona pada 2017.

Namun baru dua musim memperkuat PSG, Neymar sudah tidak betah dengan kehidupan di Paris. Masalah cedera dan konflik antar-pemain membuat mantan pemain Santos itu kesulitan tampil dalam performa terbaiknya bersama PSG.


Surat kabar Spanyol, Mundo Deportivo, mengklaim Neymar memiliki keinginan untuk kembali ke Barcelona yang menjadi pelabuhannya selama empat musim sebelum pindah ke PSG. Neymar meninggalkan Barcelona setelah mencetak 105 gol dalam 186 laga di seluruh kompetisi serta memenangkan dua gelar La Liga dan Liga Champions.

Neymar diklaim ingin kembali ke Barcelona.Neymar diklaim ingin kembali ke Barcelona. (REUTERS/Stephane Mahe)
"I want to go back to my house [Saya ingin kembali ke rumah saya]," ucap Neymar kepada Al-Khelaifi dikutip dari Daily Mirror.

Sebelum kabar Neymar mengungkapkan keinginan meninggalkan PSG dan kembali ke Barcelona, Al-Khelaifi mengeluarkan peringatan. Al-Khelaifi mengatakan tidak ingin melihat pemain bintang yang malas-malasan saat mengenakan kostum PSG.

Pesan Delapan Kata Neymar Ingin Tinggalkan PSG
"Saya ingin pemain yang siap memberikan segalanya untuk membela kehormatan kostum kami dan setuju dengan pekerjaan di klub. Mereka yang tidak mau atau tidak memahami ini, kami ajak bertemu dan kita berbicara. Tentu saja ada kontrak untuk dihormati. Tetapi prioritas sekarang adalah untuk menyelesaikan komitmen terhadap pekerjaan kami," ujar Al-Khelaifi.

Al-Khelaifi juga menyatakan tidak ada yang memaksa Naymar untuk datang ke PSG pada 2017. Neymar disebut setuju untuk menjalankan proyek yang saat ini tengah dikerjakan PSG.

"Tidak ada yang memaksa [Neymar] untuk menandatangani [perjanjian] di sini. Tidak ada yang menekannya. Dia datang dengan pemahaman penuh tentang alasan untuk ikut dalam pekerjaan ini," ucap Al-Khelaifi. (TTF/har)