Tyson: McGregor Tak Pernah Bisa Kalahkan Khabib

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 07:58 WIB
Tyson: McGregor Tak Pernah Bisa Kalahkan Khabib Mike Tyson menegaskan Conor McGregor tak akan pernah mengalahkan Khabib Nurmagomedov. (Jesse Grant/Getty Images for The Exchange/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan petinju legendaris dunia dari Amerika Serikat, Mike Tyson, menegaskan Conor McGregor tak akan pernah bisa mengalahkan Khabib Nurmagomedov.

Tyson yakin bahwa McGregor pun menyadari kenyataan tersebut. Namun, petarung asal Irlandia itu dinilai Si Leher Beton bersikeras untuk menggelar rematch demi mendulang banyak uang.

Khabib sebelumnya mengalahkan McGregor dalam laga UFC 229. Usai pertarungan, kerusuhan pecah di T Mobile Arena Las Vevas dipicu tindakan petarung asal Rusia itu yang memanjat ke luar oktagon dan menerjang rekan McGregor, Dillon Danis.


Situasi itu yang dijadikan alasan bagi McGregor agar UFC menggelar tarung ulang dirinya dengan Khabib.

McGregor bernafsu tarung ulang dengan Khabib demi mendulang banyak uang. (McGregor bernafsu tarung ulang dengan Khabib demi mendulang banyak uang. (REUTERS/Noah K. Murray-USA TODAY Sports)
The Notorius yakin dia akan bisa membalas kekalahan di UFC 229 pada rematch nanti. Namun, Tyson menilai McGeregor tak akan mampu mengalahkan Khabib.

"Dengarkan, saya rasa Conor McGregor adalah jenius dalam hal promosi. Khabib mengalahkannya, benar? Namun, dia [McGregor] masih ingin bertarung dengannya."

"Orang-orang juga masih ingin melihatnya bertarung menghadapi Khabib. Dia tidak akan mengalahkannya. Dia tidak akan pernah mampu mengalahkan Khabib. Namun, orang-orang masih ingin melihat dia bertarung lawan Khabib," kata Tyson seperti dikutip dari Low Kick MMA.

Tyson: McGregor Tak Pernah Bisa Kalahkan Khabib
Sebaliknya, Tyson beranggapan McGregor sangat paham akan mendulang banyak uang jika kembali melawan Khabib, meski kembali kalah nantinya.

"Khabib akan mendapat banyak uang dengan mengalahkan petarung itu. Dia [McGregor] tahu itu. Dia juga tak akan pernah lagi menjalani pertarungan yang kompetitif melawan petarung yang mampu mengalahkannya."

"Jadi, kenapa tak membuatnya bertarung 10 kali? Orang-orang akan membayar 10 kali pula menyaksikannya kalah 10 kali. Itulah pemasaran, banyak uang. Dia adalah genius, Anda tak bisa memungkirinya," ujar mantan petinju yang kini sukses berbisnis ganja. (bac/bac)