CAS Tolak Banding Presiden Asosiasi Palestina Soal Messi

CNN Indonesia | Jumat, 19/07/2019 07:26 WIB
CAS Tolak Banding Presiden Asosiasi Palestina Soal Messi Lionel Messi tidak pernah berlaga di Stadion Teddy, Israel. (REUTERS/Pilar Olivares)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak banding Presiden Asosiasi Sepak bola Palestina Jibril Rajoub yang terkait dengan megabintang Barcelona asal Argentina Lionel Messi.

Rajoub diklaim sempat beromentar mengajak fans sepak bola untuk membakar kaus dan gambar Messi jika timnas Argentina melawan Israel pada Juni 2018 sebagai rangkaian persiapan sebelum Piala Dunia.

Atas tindakan tersebut, FIFA menilai Rajoub melakukan hasutan kebencian dan kekerasan. Badan sepak bola tertinggi di dunia itu kemudian mengeluarkan keputusan resmi berupa skorsing pertandingan 12 bulan kepada Rajoub.


Tidak terima dengan hukuman tersebu, Rajoub sempat melayangkan banding kepada FIFA. Namun ditolak pada September 2018. Rajoub lantas mengajukan banding ke CAS.

CAS Tolak Banding Presiden Asosiasi Palestina Soal MessiJibril Rajoub (kiri) gagal banding di FIFA dan CAS. (Mohamad Torokman)
Upaya Rajoub lagi-lagi gagal. CAS menolak banding pria yang juga merupakan Komite Olimpiade Palestina dan mengkonfirmasi keputusan komite banding FIFA 24 September 2018.

"Gagal membuktikan setiap pelanggaran prosedural dilakukan dalam proses di hadapan komite disiplin FIFA [...] yang dapat membenarkan pembatalan keputusan semacam itu," bunyi kutipan CAS dikutip dari AS.

CAS Tolak Banding Presiden Asosiasi Palestina Soal Messi
Dengan demikian Rajoub harus menjalani hukuman FIFA dan tidak diperbolehkan menghadiri pertandingan sepak bola atau kompetisi dalam kapasitas resmi seperti berpartisipasi dalam kegiatan media di stadion atau sekitar stadion pada hari pertandingan. Selain itu FIFA memberikan denda kepada Rajoub sebesar US$ 20 ribu.

Asosiasi sepak bola Palestina sempat melayangkan keberatan atas tindakan hukum FIFA dan menyebut bahwa hukuman kepada Rajoub termasuk kategori berat untuk tuduhan yang tidak terbukti.

Asosiasi sepak bola Palestina memang sempat mendesak timnas Argentina dan khususnya Messi membatalkan laga uji tanding melawan Israel yang rencananya digelar di Stadion Teddy di kota Yerusalem karena lokasi pertandingan tersebut dibangun di atas tanah warga Palestina yang digusur pasukan Israel pada 1948.

Pertandingan antara Argentina dan Israel di Stadion Teddy yang direncanakan pada 9 Juni 2018 pada akhirnya tidak pernah terjadi. Asosiasi sepak bola Palestina pun lantas berterima kasih kepada tim Tango. (nva/nva)