Persija Sesali Kartu Merah Lawan PSM di Final Piala Indonesia

CNN Indonesia | Selasa, 06/08/2019 22:23 WIB
Pelatih dan pemain Persija Jakarta menyesali kartu merah yang didapat Sandi Sute dalam final leg kedua Piala Indonesia menghadapi PSM Makassar. PSM Makassar dan Persija Jakarta bertemu pada final Piala Indonesia 2018. (Dok. Istimewa)
Makassar, CNN Indonesia -- Pelatih dan pemain Persija Jakarta menyesali kartu merah yang didapat Sandi Sute dalam final leg kedua Piala Indonesia menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (6/8).

Sandi mendapat dua kartu kuning dan harus dikeluarkan wasit Fariq Hitaba ketika pertandingan memasuki menit ke-32.

Pelatih Julio Banuelos Saez dan Bambang Pamungkas mengakui Macan Kemayoran mengalami kesulitan setelah harus bermain dengan 10 orang ketika menghadapi PSM.


"Kami ucapkam selamat kepada PSM Makassar. Ini permainan di mana kedua tim tampil dengan baik, semua mencari kemenangan. Tapi kami sayangkan kartu merah terlalu cepat keluar," ujar Banuelos.

Persija Sesali Kartu Merah di Final Piala Indonesia Konferensi pers usai laga leg kedua final Piala Indonesia. (Dok. Istimewa)
"Ini konsekuesi dari setiap pertandingan setiap tim mau tampil menang dan hari ini tidak jauh beda. Tidak jauh beda. tapi baik. kalah satu dua gol sama saja namanya juga sepak bola," sambungnya.

Seperti Banuelos, Bepe pun memberi ucapan selamat kepada PSM. Pemain veteran itu juga mengapresiasi kelancaran pertandingan sebelum menyinggung kartu merah.

"Sama seperti coach, pertama-tama saya ucapkan selamat kepada PSM akhirnya setelah 19 tahun mereka jadi juara lagi. Pertama-tama kedua tim tampil baik, wasit juga tampil baik. Ini adalah final harapan Final Yang menarik dan bagus tersaji malam ini."

"Seperti coach bilang sangat sulit bermain dengan 10 orang saya pikir kami sudah memberikan yang terbaik. Sekarang kita lupakan hasil malam ini dan fokus ke liga lagi untuk memperbaiki posisi Persija," jelas pemain yang menghabiskan hampir seluruh karier profesional di Persija.

Bepe Minus Gelar Piala Indonesia

Kekalahan Persija dari PSM mengurungkan niat Bepe menambah koleksi trofi. Piala Indonesia menjadi ajang lokal yang belum pernah dimenangi pemain kelahiran 1980 itu.

Kendati demikian Bepe mengakui kegagalan melengkapi gelar tidak akan melunturkan apresiasi kepada perjuangan rekan-rekan di klub.

"Juara liga pernah, pemain terbaik liga pernah, top skor liga pernah, pemain terbaik copa [Indonesia] pernah, top skor copa [Indonesia] pernah, hanya juara Piala Indonesia yg belum pernah," papar Bepe.

"Seadainya jika tadi persija pernah menutup luar biasa bagi karir saya tapi saya belum tentu pensiun ini sebagai pemain saya tentunya berusaha tapi ini lihat sepakbola bukan olahraga pribadi dan kerja sama tim," tukasnya. (svh/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK