Semenjak keluar dari pelatnas dan memutuskan untuk menjadi atlet pofesional, kehidupan Hendra di rumah disebut tidak mengalami perubahan drastis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak) |
Medali emas di Kejuaraan Dunia 2019 sekaligus menambah peluang Ahsan/Hendra untuk mencapai target lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo. Hendra sudah pernah mencicipi medali emas Olimpiade bersama Markis Kido di Beijing 2008.
"Semoga saja bisa lolos ke Olimpiade. Soalnya Hendra sama sekali belum kepikiran pensiun. Pokoknya Hendra bilang, selagi dia masih bisa main, maksudnya bersaing dengan yang muda-muda, dia belum mau pensiun," tutur Sandra.
Senada, Christine Novitania istri dari Mohammad Ahsan mengaku bangga dengan pencapaian yang telah dibuat suaminya. Terlebih, raihan gelar juara dunia itu diraih ketika usia Ahsan/Hendra sudah tak lagi muda.
"Bangga ya, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya tidak menyangka suami bisa jadi juara lagi. Saya juga bersyukur, di usia yang tidak muda lagi tapi masih bisa mengalahkan yang muda-muda," kata Christine.
Sebagai seorang istri, Christine mengaku masih melihat Ahsan berlatih cukup keras di usianya yang tak lagi muda. Ahsan menjaga pola hidup dan pola makan demi menjaga stamina serta fisik supaya tidak kedodoran, begitu juga dengan asupan makanan.
"Maunya kan sampai ke Olimpiade lagi, ya dia berusaha terus tapi kan yang menentukan Tuhan. Manusia berdoa, berusaha, latihan. Tapi umur juga kan tidak bisa seperti yang muda-muda, takut cedera nanti malah jadi lebih parah," ungkapnya. (ttf/ptr)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)