Vinales: Yamaha Tak Bisa Bersaing, Rossi Pasti Setuju

CNN Indonesia | Senin, 02/09/2019 03:26 WIB
Vinales: Yamaha Tak Bisa Bersaing, Rossi Pasti Setuju Vinales mengatakan Yamaha tak bisa bersaing dengan Ducati dan Honda. (KARIM JAAFAR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maverick Vinales mengatakan motor Yamaha masih tak bisa bersaing dengan dua rival, Honda dan Ducati, di MotoGP 2019.

Begitu pula perubahan yang coba dilakukan Yamaha untuk 2020 mendatang, Vinales menilai tidak akan mengubah keadaan. Pebalap asal Spanyol itu pun yakin Valentino Rossi setuju dengan pemikirannya.

"Motor baru tidak akan membuat kami [Yamaha] berada di level Honda dan Ducati. Rossi pada dasarnya pasti memiliki penilaian yang sama dalam hal ini," ujar Vinales dikutip dari GP One.


Tes di MotoGP Misano akan sangat penting bagi Yamaha untuk persiapan balapan dua pekan lagi atau demi melakukan pembenahan untuk musim depan.

Maverick Vinales saat meraih podium di MotoGP Belanda 2019. (Maverick Vinales saat meraih podium di MotoGP Belanda 2019. (Foto: REUTERS/Piroschka Van De Wouw)
"Saya tidak terlalu memfokuskan untuk beberapa tahun ke depan untuk saat ini. Saya fokus pada setiap balapan tahun ini, terutama untuk dua pekan ke depan."

"Saya tahu di sini [Misano] amat panas dan motor harus cepat sehingga saya fokus untuk itu," ujar Vinales.

Vinales mengatakan timnya sudah membuat sejumlah kemajuan untuk balapan di kondisi panas. Namun, ia masih berharap kemajuan lebih.

"Saya mencoba banyak menggunakan ban keras karena saya sudah tak masalah dengan ban lunak. Saya sudah melakukan simulasi dan waktunya tidak buruk. Saya percaya diri," kata Vinales.

[Gambas:Video CNN]
Dalam kesempatan itu, rekan Rossi mengungkapkan satu kelemahan utamanya di MotoGP 2019 ini.

"Start merupakan kelemahan saya tahun ini dan hari ini saya mencoba bekerja lebih keras. Saya optimistis bisa start dengan lebih baik mulai hari ini."

Vinales: Yamaha Tak Bisa Bersaing, Rossi Pasti Setuju
"Saya banyak kehilangan waktu di Silverstone dan untuk alasan itu lah saya tak bisa melebihi dari posisi ketiga," tutur Vinales. (bac/bac)