Performa Dikritik, Rossi Ungkit Penampilan Buruk Lorenzo

CNN Indonesia | Selasa, 03/09/2019 14:00 WIB
Performa Dikritik, Rossi Ungkit Penampilan Buruk Lorenzo Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pernah menjadi rekan satu tim. (KARIM JAAFAR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi merasa tidak memiliki masalah mengikuti balapan MotoGP pada usia 40 tahun dan membandingkan diri dengan Jorge Lorenzo yang belum pulih dari cedera.

Kegagalan Rossi bersaing dengan pebalap-pebalap papan atas pada MotoGP 2019 memunculkan banyak perdebatan mengenai masa depan pebalap veteran tersebut. Kabar mengenai pensiun pun muncul, mengingat The Doctor sudah memasuki usia kepala empat.

Setelah jeda paruh musim, Rossi mampu memperbaiki hasil. Meski belum bisa kembali naik podium pada tiga balapan terakhir, mantan juara dunia itu tidak lagi gagal finis seperti di MotoGP Italia, Catalunya, dan Belanda. Rossi bahkan berada di barisan terdepan pada start MotoGP Inggris.


"Saya tahu, saya memiliki motivasi dan bisa tampil meyakinkan karena saya merasa baik, termasuk secara fisik. Tetapi itu juga dipengaruhi perasaan terhadap motor," ucap Rossi dikutip dari Speedweek.

Performa Dikritik, Rossi Ungkit Penampilan Buruk LorenzoValentino Rossi masuk tiga besar di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat. (AP Photo/Nicolas Aguilera)
"Pada separuh musim saya merasa optimistis, aneh memang, karena saya berada di sirkuit yang saya sukai seperti Mugello, Assen, Sachsenring, atau Barcelona. Tetapi kami berada di kondisi yang sangat buruk, saya tidak mampu mengendalikan motor," sambungnya.

Di sirkuit-sirkuit tersebut Rossi memang gagal meraih hasil yang memuaskan. Perbaikan penampilan Rossi baru terlihat belakangan.

[Gambas:Video CNN]
Menurut pebalap yang sudah mengikuti ajang balap motor kelas primer sejak 2000 itu menganggap hasil yang dicapai selama musim balap tahun ini tidak menggambarkan kondisinya secara tepat.

Performa Dikritik, Rossi Ungkit Penampilan Buruk Lorenzo
"Jika Anda tidak berada dalam kondisi 100 persen dan Anda tidak mengendarai motor 100 persen, Anda tidak akan berada di peringkat ketujjuh tetapi di peringkat ke-18," ucap Rossi seakan merujuk kepada Lorenzo yang belum benar-benar pulih setelah mengalami cedera pada akhir musim lalu dan pada MotoGP Catalunya 2019.

"Normal di usia saya dan fase karier saya ketika saya menjalani tiga balapan yang buruk, orang-orang mulai berkata, 'dia sudah tua, saatnya dia beristirahat dirumah'. Itulah mengapa saya senang dengan hasil kualifikasi di Silverstone, karena saya tahu saya bisa kompetitif ketika berkendara dengan baik," jelasnya.

Rossi dan pebalap-pebalap lainnya bakal kembali beradu kecepatan di MotoGP San Marino 2019, 15 Agustus. Live streaming MotoGP San Marino dapat disaksikan melalui CNNIndonesia.com. (nva/sry)