Keinginan Leeds disampaikan kepada Menpora Imam Nahrawi saat berkunjung ke Kantor Kemenpora, Kamis (12/9). Dalam kunjungannya, Leeds yang saat ini masih berusia 19 ditemani sang Ibu Eni Maria dan Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal.
"Kedatangan Leeds ingin memastikan Indonesia memberikan dukungan untuk mendapatkan kewarganegaraannya maupun saat nanti tampil di F2 atau F1. Leeds akan kami dukung supaya cita-citanya mengharumkan nama Indonesia bisa terwujud," kata Imam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Rio Haryanto yang menjadi pebalap Indonesia pertama di F1 serta Sean Gelael yang saat ini tampil di Formula 2 menjadi inspirasi Leeds. Kedua pebalap itu juga yang membuat Leeds ingin mengikuti jejak mereka tampil di ranah tertinggi ajang balapan mobil dunia.
Rio Haryanto jadi motivasi Luis Leeds untuik bisa tampil di F1. (Manor Grand Prix Racing Ltd) |
Darah Indonesia di dalam tubuh Leeds datang dari sang Ibu yang merupakan berasal dari Kauman, Ngawi, Jawa Timur, yang merupakan pendiri Sanggar Sang Penari Indonesia yang aktif di kegiatan multikultural di Melbourne, Australia. Sedangkan sang ayah Dean Leeds adalah warga negara Australia.
[Gambas:Video CNN]
Leeds mengaku sempat bersekolah di Indonesia sewaktu kecil. Meskipun lebih banyak menghabiskan waktu di Australia, ia menyebut bahasa pertama yang bisa diucapkannya adalah bahasa Indonesia.
"Saya mau jadi Warga Negara Indonesia karena ibu saya. Saya ingin buat kakek dan nenek bangga dengan saya, karena mereka punya tempat yang istimewa di hati saya. Saya pastikan saya bisa mewakili Indonesia dengan prestasi terbaik yang bisa saya lakukan," Leeds menjelaskan.
Rio Haryanto jadi motivasi Luis Leeds untuik bisa tampil di F1. (Manor Grand Prix Racing Ltd)