Di Depan Putin, Khabib Mengaku Sempat Dimarahi Ayah

CNN Indonesia | Jumat, 13/09/2019 12:46 WIB
Di Depan Putin, Khabib Mengaku Sempat Dimarahi Ayah Khabib mendapat teguran dari sang ayah saat melupakan strategi di ronde kedua. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
Jakarta, CNN Indonesia -- Khabib Nurmagomedov mengaku sempat dimarahi oleh sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, ketika bertarung melawan Dustin Poirier dalam laga UFC 242 akhir pekan lalu.

Khabib berhasil menaklukkan Poirier dengan teknik rear naked choke. Dalam pertarungan tersebut, Khabib berhasil tampil dominan di sepanjang laga.

Meski demikian, Khabib mengaku ia sempat dimarahi oleh sang ayah karena terpancing untuk bertarung dalam standing fight dan bertukar pukulan.


"Saya membiarkan pukulan Poirier mendarat beberapa kali di ronde kedua. Kemudian saya mendengar ayah saya berkata dengan nada marah, 'Kembali bergulat!' Begitu katanya," ucap Khabib bercerita di depan Vladimir Putin, dikutip dari RT.

Khabib Nurmagomedov kini memiliki rekor 28-0 dalam kariernya sebagai petarung MMA.Khabib Nurmagomedov kini memiliki rekor 28-0 dalam kariernya sebagai petarung MMA. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
Poirier memang sempat mendapatkan kesempatan ketika duel berlangsung dalam posisi berdiri. Ia sukses merepotkan Khabib dengan rentetan pukulan yang ia lontarkan.

[Gambas:Video CNN]
Selain itu, Poirier juga sempat punya kesempatan menang ketika melancarkan teknik guillotine yang menyulitkan Khabib.

Khabib Sempat Dimarahi Ayah di Laga Lawan Poirier
Dalam posisi terdesak, Khabib mampu bertahan dan lepas dari kuncian tersebut sebelum berbalik memutar ke belakang Poirier dan melancarkan teknik rear naked choke.

Setelah pertarungan berakhir, Khabib mengaku sangat terdesak saat Poirier melancarkan guilottine. Poirier sendiri menyesalkan ketidakmampuannya memberikan tekanan yang kuat dalam momen tersebut.

Usai mengalahkan Poirier, Khabib berpeluang menghadapi Tony Ferguson pada UFC 245 di Las Vegas, Amerika Serikat, Desember 2019. (ptr/jun)